Keluarga Disebut Belum Pasti Ikut Amien Rais di Partai Ummat

Farah

Loyalis membantah Amien Rais mendirikan partai baru sebagai partai keluarga. Amien disebut ingin memperjuangkan kepentingan yang lebih luas.

Jakarta, Indonesia —

Eks Ketua DPP PAN yang juga loyalis Amien Rais, Agung Mozin mengatakan keluarga Amien Rais belum tentu ikut menjadi kader Partai Ummat. Dia bilang Amien tak memaksa putra-putrinya untuk bergabung dengan partai barunya.

Agung menyampaikan Amien fokus mendirikan partai untuk menampung aspirasi umat Islam. Menurutnya, belum ada pembicaraan di keluarga Rais untuk bergabung ke partai tersebut.

“Sampai hari ini mereka belum menyatakan apapun. Hanafi yang sudah mundur (dari PAN) saja belum menyatakan diri bersama kita. Pak Amien membebaskan,” kata Agung saat dihubungi Indonesia.com, Jumat (2/10).

Meski begitu, Agung tak menutup kemungkinan jika keluarga Rais hendak bergabung dengan Partai Ummat. Ia bilang partai tersebut membuka pintu bagi politikus berkualitas, termasuk putra-putri Amien Rais.

Seperti diketahui, Amien memiliki tiga anak yang terjun ke dunia politik. Mereka adalah Mumtaz Rais, Hanafi Rais, dan Hanum Rais. Ketiganya berkiprah lewat PAN.

Agung sekaligus membantah isu bahwa Amien Rais mendirikan partai baru sebagai partai keluarga. Amien, kata dia, ingin memperjuangkan kepentingan yang lebih luas.

“Yang ingin diperjuangkan oleh partai ini kan jelas sekali bukan untuk kepentingan keluarga, untuk kepentingan umat,” tuturnya.

Lihat juga:

Tantangan Ketokohan Amien Rais Membesarkan Partai Ummat

Sebelumnya, Amien Rais meyatakan akan membentuk partai baru bernama Partai Ummat. Dalam mukadimah, Amien menyebut partai ini didirikan untuk menjalankan dua peringah Allah SWT, yaitu menegakkan keadilan dan melawan kezaliman.

Rencana pembentukan partai itu mulai muncul usai kubu Amien keok di Kongres V PAN, Februari lalu. Awalnya, partai baru Amien Rais bernama PAN Reformasi. Namun dalam perjalanannya, nama partai berubah jadi Partai Ummat.

(dhf/ain)

[Gambas:Video ]

Next Post

Kuota Online Tipis, Pendaftaran Prakerja Offline Belum Dibuka

Jakarta, Indonesia — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyatakan pendaftaran calon peserta Kartu Prakerja secara luar jaringan alias offline belum dibuka meski aturan penyelenggaraan sudah ada. Aturan pendaftaran calon peserta Kartu Prakerja secara offline tertuang dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 11 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun […]