Breaking News in Indonesia

Kebakaran Kilang, Pertamina Klaim 400 Ribu Barel Minyak Raib

Jakarta, Indonesia —

PT Pertamina (Persero) mengaku kebakaran yang terjadi di Kilang Minyak PT Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada Senin (29/3)  dini hari berpotensi menghilangkan produksi minyak sampai dengan 400 ribu barel. 

Itu disampaikan oleh Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina Mulyono. 

“Kira-kira kehilangan produksi, yang tidak bisa disuplai kilang sekitar 400 ribu barel,” katanya Senin (29/3).




Ia menambahkan untuk menutup pasokan minyak yang hilang itu, pihaknya akan mendatangkan suplai dari Kilang Cilacap dan TPPI.

Karena itulah, pihaknya akan menaikkan kapasitas produksi Kilang Minyak Cilacap dan TPPI.

“Kilang Cilacap bisa dinaikkan produksinya 300 ribu barel sementara itu TPPI 500 ribu barel,” katanya.  

Ia menjamin gangguan produksi tak akan berlangsung lama. 

“Begitu kebakaran padam, bisa langsung produksi lagi,” katanya.

[Gambas:Video ]

Sebagai informasi, Kilang Minyak Balongan terbakar pada Senin (29/3) dini hari.

Hingga 6 jam setelah kejadian, api masih terlihat berkobar. Padahal kilang itu memiliki peran vital.

Nicke mengatakan pihaknya sampai dengan saat ini masih bahu membahu mengatasi kebakaran tersebut.

Setidaknya sudah 10 mobil pemadam kebakaran dikerahkan dari Cirebon, Indramayu dan Pertamina

“Kondisi terkini, api sudah bisa dilokalisir. Untuk pemadam dengan foam di pusat nyala api, jadi kami pastikan api tidak menjalar ke wilayah lain. Kita jug lakukan pendinginan di wilayah sekitar,” katanya 

Lihat juga:

Melihat Profil Kilang Pertamina RU VI Balongan Yang Terbakar

(age)

Tulisan ini merupakan bagian dari kumpulan artikel dalam Fokus: “Kebakaran Kilang Pertamina”