Breaking News in Indonesia

Kasus Pencurian Rumah Mewah Kedoya, 2 Orang Jadi Tersangka

Jakarta, Indonesia —

Dua orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencurian rumah mewah di Kedoya, Jakarta Barat. Salah satu tersangka disebut sebagai otak aksi pencurian, berinisial A.

“A sudah jadi tersangka,” kata Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Robinson Manurung saat dihubungi, Selasa (30/3).

Kepada polisi, A, yang ditangkap pada Minggu (28/3) sore, mengaku baru sekali melakukan aksinya. Sejauh ini, motifnya hanya untuk mengambil barang di rumah itu.

Atas perbuatannya, kata Robinson, A dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman pidana paling lama sembilan tahun.

Selain A, polisi juga menetapkan seseorang berinisial H yang telah lebih dulu ditangkap bersama empat orang lainnya.

Untuk keempat orang yang sempat diamankan, Robinson menyebut hanya berstatus saksi dalam kasus pencurian ini.

Lihat juga:

Pencurian Rumah Mewah Kedoya, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

“Yang satu kita tetapkan jadi tersangka, [dijerat pasal] 480 KUHP, yang inisial H,” ucap Robinson.

Sebelumnya, sebuah rumah mewah yang berlokasi di Kedoya, Jakarta Barat menjadi sasaran aksi pencurian. Modus aksi pencurian ini terbilang unik, yakni mengaku mendapat order untuk melakukan bongkaran rumah kosong.

Dalam pencurian ini, para pelaku diketahui bukan menyasar barang berharga. Melainkan, mengambil pelbagai material mulai dari kusen, ubin, keramik, hingga sanitary.

Lihat juga:

Ironi Rumah Mewah Kedoya, Pemilik Tertutup Berujung Pencurian

Akibat aksi pencurian ini, pemilik rumah ditaksir mengalami kerugian hingga Rp1 miliar. Jumlah ini berdasarkan perkiraan penghitungan atas barang-barang dan material yang diambil dari rumah tersebut.

(dis/arh)

[Gambas:Video ]