Kaget Risma soal Anggara DTKS: Itu Uang Besar Sekali

Farah

Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini mengatakan, perbaikan DTKS bakal dikebut agar distribusi bansos pada Januari 2021 bisa tepat sasaran.

Jakarta, Indonesia —

Menteri Sosial, Tri Rismaharini mengaku kaget saat mengetahui anggaran untuk perbaikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) penyaluran bantuan sosial (bansos) mencapai Rp1,3 triliun.

Menanggapi hal tersebut, Risma berjanji akan cermat dalam menggunakan anggaran tersebut untuk memperbaiki data bansos yang masih keliru.

“Tadi saya sempat kaget, Rp1,3 triliun untuk data. Waduh, mati kalau kita enggak hati-hati. Itu uang bukan besar, tapi buesar sekali,” ucap Risma, di Kantor Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (23/12).

Perbaikan DTKS, kata dia, juga akan memperbarui data warga di setiap daerah, sehingga sesuai dengan kriteria penerima bansos.

Wali Kota Surabaya ini juga menyatakan perbaikan DTKS bakal dikebut agar distribusi bansos pada Januari 2021 bisa tepat sasaran.

“Jadi mari tolong dipikirkan bagaimana bisa mengevaluasi data dengan efisien. Sisanya bisa kita bantu dengan orang lain,” tutur dia.

Risma mengaku sudah terbiasa menangani program dengan bantuan elektronik, sehingga akan mudah pula untuk memperbarui DTKS. Menurut Risma, ini adalah soal mensinkronisasi data yang ada.

“Dengan program ini, saya sebetulnya sudah biasa nanganin dengan elektronik. Kita akseskan dengan data kependudukan. Itu, kan, mereka ada akte kelahiran, data kematian, data itu bisa langsung sinkron,” kata Risma.

Seperti diketahui, Risma dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu (23/12) sebagai Menteri Sosial menggantikan kader PDIP lainnya yang tersandung kasus korupsi bansos, Juliari Batubara.

(wel/asr)

[Gambas:Video ]


Next Post

Tim SAR Cari Satu Warga yang Tertimbun Longsor di Lembang

Jakarta, Indonesia — Tim SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung pada Jumat (25/12) masih mencari seorang warga yang diduga tertimbun longsoran tanah di Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung Deden Ridwansyah mengatakan bahwa tanah longsor yang terjadi setelah hujan lebat […]