Breaking News in Indonesia

Jozeph Masuk DPO, Polri Kontak Interpol Terbitkan Red Notice

Jakarta, Indonesia —

Tim penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah menerbitkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk Jozeph Paul Zhang yang diduga menistakan agama melalui video yang diunggah ke media sosial.

Sebelumnya dalam rekaman video, Jozeph menyatakan diri sebagai nabi ke-26. Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal Agus Andrianto mengatakan tersangka dugaan penodaan agama itu kini menjadi buron lantaran sedang di luar negeri.

Perburuan Jozeph pun dilakukan usai polisi menetapkan pria bernama asli Shindy Paul Soerjomoeljono tersebut sebagai tersangka pada Senin (19/4) kemarin.

“Alat bukti sudah cukup, penyidikan sudah dilakukan. Pelaku jelas, kalau sedang di LN (Luar Negeri), kami terbitkan daftar pencarian orang,” kata Agus saat dihubungi Indonesia.com, Selasa (20/4).

Dia mengatakan, polisi kini tengah berkoordinasi dengan Interpol untuk mengeluarkan red notice usai DPO Jozeph terbit. Menurut Agus, proses tersebut masih dikomunikasikan oleh Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri.

“Kami koordinasi dengan Hubinter untuk kelanjutan penerbitan Red Notice, apakah nanti lolos kajian Interpol di Lion,” tambahnya lagi.

Lihat juga:

Rekam Jejak Jozeph: Mengaku Nabi ke-26, Akui Lepas Status WNI

Red notice merupakan sebuah mekanisme berupa notifikasi permintaan dari satu negara anggota Interpol ke anggota lainnya–terdiri atas ratusan negara–untuk ikut mencari hingga menangkap buronan.

Dalam video yang diunggah Jozeph, dirinya mengaku bahwa sudah tak lagi berstatus sebagai warga negara Indonesia (WNI). Dia diduga polisi telah menetap di wilayah Jerman.

Sementara berdasarkan data Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham, Shindy Paul Soerjomoeljono alias Jozeph Paul Zhang tercatat keluar Indonesia pada 2018 menuju Hong Kong.

Terkait status kewarganegaraan, Agus Andrianto kepada Indonesia.com menerangkan berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, tersangka tersebut tidak pernah mengajuan pencabutan status WNI.

“Sejak 2017-2021 tidak ada pengajuan pencabutan kewarganegaraan atas nama JPZ,” kata Agus.

Lihat juga:

Kabareskrim: Jozeph Tak Ajukan Pencabutan Status WNI

Jozeph merupakan tersangka dugaan penistaan agama buntut dari pernyataannya dalam sebuah tayangan video di kanal YouTube. Dia mengaku sebagai nabi ke-26. Pernyataan itu disampaikan ketika Jozeph membuka forum diskusi zoom bertajuk “Puasa Lalim Islam”.

Masih dalam video itu, Jozeph beberapa kali mengeluarkan kalimat yang dianggap mengolok-olok agama Islam. Dia juga menantang siapa saja yang berani melaporkannya ke kepolisian terkait penistaan agama atas pernyataannya yang mengaku sebagai nabi ke-26.

Sebelum menetapkan sebagai tersangka, polisi menyatakan telah meminta keterangan pelbagai ahli mulai dari ahli bahasa, sosiologi hukum, hingga ahli pidana.

Lihat juga:

Cecaran Rizieq Berujung Jawaban Kompak soal Kerumunan Spontan

(mjo/nma)

[Gambas:Video ]