Hyundai Indonesia Bersiap Luncurkan 2 Mobil Listrik Sekaligus

Farah

Hyundai Ioniq Electric dan Kona Electric akan meluncur pada 6 November, jauh sebelum regulasi PPnBM baru soal kendaraan listrik berlaku pada Oktober 2021.

Jakarta, Indonesia —

Hyundai Motors Indonesia (HMID) bakal meluncurkan dua mobil listrik sekaligus di Indonesia, yakni Ioniq dan Kona. Jadwal peluncuran sudah ditetapkan pada 6 November yang akan dilakukan secara virtual.

“Sebagai game changer ekosistem mobil listrik murni di Indonesia, kami ingin memperkenalkan teknologi smart eco-friendly melalui Ioniq dan Kona,” tulis HMID dalam undangan peluncuran yang Indonesia.com terima, Selasa (2/11).

Ioniq Electric sebelumnya sudah dikenalkan ke publik Indonesia pada awal tahun ini melalui kerja sama dengan Grab Indonesia. Sebanyak 20 unit Ioniq Electric dijadikan taksi online di Bandara Soekarno-Hatta.




Indonesia.com sudah pernah mencicipi rasa mengendarai Ioniq Electric, mobil ini bisa jadi cara mudah buat pengemudi transisi dari mobil konvensional. Salah satu nilai lebih mobil ini yakni harganya yang jauh lebih murah dibanding mobil listrik lain yang sudah dijual dengan harga miliaran rupiah di dalam negeri, misalnya BMW i3S atau Tesla Model 3.

Ioniq Electric diduga bakal dijual dengan harga Rp600 jutaan.

Sementara Kona Electric sudah terendus bakal dijual di Tanah Air sejak unitnya terpergok kamera sedang parkir di Jakarta. Sinyal peluncuran juga semakin kuat sejak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut Kona Electric adalah salah satu dari 29 tipe mobil listrik yang sudah mendapatkan SUT dan SRUT.

Selain itu, Kemenhub juga membocorkan harga jualnya yakni Rp674,8 juta.

hyundai kona listrikHyundai Kona Electric akan meluncur di Indonesia pada 6 November 2020. (Dok. Istimewa)
Lihat juga:

Lulus Uji Tipe, Hyundai Kona Electric Mau Dijual di Indonesia

Ioniq Electric dan Kona Electric yang akan dijual kemungkinan produk impor sebab pabrik perakitan baru Hyundai di kawasan industri Deltamas, Bekasi, Jawa Barat akan selesai pada tahun depan.

HMID pernah menjelaskan produksi mobil listrik di pabrik itu akan dilakukan pada 2022, meski belum dinyatakan resmi nama mobilnya.

(fea)

[Gambas:Video ]


Next Post

7 Pilihan Susu untuk Diet

Jakarta, Indonesia — Ketika menjalani program diet, minuman yang mengandung kalori dan lemak adalah yang paling dihindari. Pelaku diet biasanya membatasi asupan susu susu atau bahkan tak mengonsumsinya sama sekali. Bukan tanpa alasan, ini lantaran susu dianggap mengandung banyak lemak. Padahal sebenarnya, susu punya beragam jenis dan ada yang justru memberikan manfaat bagi tubuh […]