Hubungan Messi dan Pique Retak di Barcelona

Farah

Megabintang Lionel Messi mulai dijauhi para pemain senior Barcelona di skuad Ronald Koeman saat ini.

Jakarta, Indonesia —

Megabintang Lionel Messi mulai dijauhi para pemain senior Barcelona di skuad Ronald Koeman saat ini. Semua itu gara-gara permintaan Messi pergi dari Blaugrana.

Lionel Messi disebut mulai tidak nyaman di klub asal Catalunya tersebut. Pemain berjuluk La Pulga itu merasa sendirian di ruang ganti Barcelona setelah ditinggal Luis Suarez.

Suarez dan Arturo Vidal merupakan teman dekat Messi, yang secara kebetulan ketiganya berasal dari Amerika Selatan. Tetapi setelah Suarez dan Vidal meninggalkan Camp Nou, praktis tidak ada lagi yang dekat dengan Messi.

Dikutip dari Diario Gol, pemain seperti Gerard Pique yang jadi salah satu pemain senior Barcelona saat ini juga menjauhi Messi. Sebelumnya, Jordi Alba, Sergio Busquets, dan Pique merupakan pemain yang diklaim dalam lingkaran dekat Messi.

Tetapi kini, Pique tidak lagi masuk ke dalam daftar tersebut. Hubungan keduanya putus. Messi dan Pique juga disebut tidak lagi terlibat pembicaraan.

[Gambas:Video ]

Retaknya hubungan Messi dengan Pique diklaim karena masalah bursa transfer. Messi tidak mendapatkan dukungan dari Pique ketika ingin meninggalkan Camp Nou.

Ketika Messi memperjuangkan sesuatu karena ada yang tidak berjalan dengan baik di Barcelona, Pique juga tidak memberikan dukungan.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Kondisi itu dianggap menganggu Messi. Pique yang terkesan tidak ingin terlibat dalam segala persoalan di Barcelona membuat striker asal Rosario itu kecewa.

Lihat juga:

Bek Timnas Indonesia U-19 Baggott Debut di Ipswich Town

Laporan tersebut bahkan menyebutkan, masalah internal antara Messi dan Pique ini bukan saja terjadi pada musim ini, melainkan sudah berlangsung selama tiga tahun.

(sry/ptr)

Next Post

Tak Paham Omnibus Law, Warga Cuma Tahu Kerja Makin Susah

Jakarta, Indonesia — Banyak warga yang tak tahu soal RUU Omnibus Law Cipta Kerja apalagi memahami isinya. Namun, mereka tetap menyadari bahwa lapangan kerja kian sulit dan memaklumi perjuangan buruh melawan aturan yang menindas. Rencana membuat Omnibus Law Ciptaker sendiri diumumkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika dilantik sebagai presiden periode kedua Oktober 2019. Dia […]