Jakarta (/JACX) – Beredar sebuah video di kanal YouTube yang menggiring narasi komedian dan presenter Tukul Arwana telah meninggal dunia.

Narasi itu disematkan di bagian tampilan depan (thumbnail) video dengan kalimat: “Innalilahi.!! Akibat Pendarahan Di Otaknya TUKUL ARWANA Semoga Tenang Di Sana”

Tampilan depan unggahan tersebut terdapat pula sebuah foto pengn jenazah dalam keranda yang hendak dimakamkan.

Lalu, benarkah pelawak Tukul Arawana telah berpulang?
 

Tangkapan layar yang menyebut Tukul meninggal (Youtube)

Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran , narasi yang menyebut komedian dan pembawa acara Tukul Riyanto, atau akrab disapa Tukul Arwana, meninggal dunia itu tidak benar.

Unggahan video di YouTube, yang menampilkan sampul depan narasi Tukul meninggal itu tidak benar-benar berisi kabar sebagaimana pada tampilan depan. Video itu berisi permintaan doa dari masyarakat untuk kesembuhan Tukul yang masih dirawat karena sakit.

Mengutip sejumlah media, Tukul tengah dirawat di rumah sakit karena mengalami pendarahan otak. Manager Tukul, Kimon, menyebut pelawak kelahiran Semarang, Jawa Tengah itu, dibawa ke rumah sakit setelah mengeluh sakit dan pusing di kepala.

Setelah melewati pemeriksaan dokter, Tukul dinyatakan mengalami pendarahan otak. Tapi, Kimon belum bisa menjelaskan secara detail tentang penyakit yang diderita Tukul.

Kimon mengaku belum mendapatkan konfirmasi yang jelas dari dokter yang menangani Tukul.

Melansir dari Kompas.com, putera Tukul yaitu Ega Prayudi menjelaskan kondisi orang tuanya sudah mulai stabil dan menunjukan perkembangan yang positif setelah menjalani operasi pada 22 September 2021.

Namun, Tukul masih harus menjalani perawatan intensif dan masih harus menunggu penyembuhan atas pembengkakan di kepala setelah operasi itu.

Klaim: Unggahan YouTube, Tukul meninggal
Rating: Hoaks

Baca juga: RSPON tegaskan Tukul Arwana tidak menderita KIPI vaksinasi COVID-19

Baca juga: Anak Tukul Arwana datangi RS PON Cawang untuk menjenguk sang ayah

Baca juga: Hoaks! Pfizer menyerang sel darah putih

Pewarta: Tim JACX
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © 2021