Hari ke-5, Pencarian Korban Longsor Sumedang Dibagi 3 Sektor

Farah

Pencarian korban longsor Sumedang dibagi dalam tiga sektor dan dua sif dengan masing-masing sektor diperkuat oleh 50 personel SAR.

Jakarta, Indonesia —

Pencarian hari kelima korban bencana longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, kembali dimulai, pada Rabu (13/1) pagi. Total, 24 orang belum ditemukan dalam peristiwa bencana ini.

Sekitar pukul 07.30 WIB pagi tadi, tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian korban yang tertimbun di sekitar lokasi kejadian.

Pencarian dilakukan dengan membagi menjadi tiga sektor dan dua sif. Yakni, sektor I berada di sekitar rumah hajatan, sektor II di sekitar Masjid An-Nur, dan sektor III di sekitar lapangan voli.

“Masing-masing sektor 50 personel,” kata Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansyah, Rabu (13/1).

Deden menyebutkan sistem sif diterapkan untuk menjaga kekuatan personel agar tetap prima dan tidak terlalu kelelahan yang dapat menyebabkan kurang maksimalnya pelaksanaan pencarian dan evakuasi korban.

Adapun sif I yaitu dari pukul 08.00 WIB s/d 12.00 WIB. Sif II dimulai pukul 13.00 WIB s/d pukul 17.30 WIB.

Hingga kini jumlah korban meninggal dunia sebanyak 16 orang, korban selamat 25 orang, dan korban dalam pencarian sebanyak 24 orang.

Lihat juga:

Survei FTG Unpad: Lokasi Longsor Sumedang Bekas Tambang Batu

“Korban dalam pencarian yang sebelumnya berjumlah 23 orang bertambah menjadi 24 Orang setelah sebelumnya pada Selasa (12/1) terdapat laporan masuk ke Puskesmas Sawah Dadap dari pihak keluarga korban bahwa satu orang anggota keluarganya hilang atas nama Siti Maemunah,” tutur Deden.

Deden mengungkapkan, kendala yang paling signifikan ditemukan oleh tim di lapangan yaitu cuaca yang tidak stabil dan curah hujan yang cukup tinggi. Hal itu menyebabkan pergerakan tanah semakin besar yang menyebabkan potensi longsor susulan yang cukup tinggi.

“Selain itu juga material longsor yang cukup tebal menyulitkan tim di lapangan untuk melakukan pencarian,” tuturnya.

Lihat juga:

Analisis LAPAN soal Hujan Lebat Picu Longsor di Sumedang

Namun begitu, Deden menyatakan tim SAR gabungan tetap optimis dan semangat dapat memaksimalkan pekerjaan dan berharap agar korban satu persatu bisa ditemukan walau dalam keadaan yang terbatas.

Hingga saat ini kekuatan personil berjumlah 664 personil yang terdiri dari Basarnas, BPBD Prov Jabar dan Sumedang, PUPR, TNI, Polri, PMI Provinsi Jabar, Dinkes Sumedang, Rumah Zakat, Potensi SAR Jawa Barat dan Potensi SAR Jawa Tengah.

(hyg/arh)

[Gambas:Video ]


Next Post

Diisukan Bakal Divaksin Pertama, BCL Belum Dihubungi Istana

Jakarta, Indonesia — Bunga Citra Lestari alias BCL sempat diisukan menjadi salah satu perwakilan masyarakat yang akan menerima vaksin pertama di Indonesia. Namun, hingga saat ini pihak BCL belum mendapatkan kabar dari pemerintah. “Sampai saat ini belum tahu kapan. Belum (ada rencana ke Istana). Belum (ada kabar) sampai saat ini,” kata […]