Breaking News in Indonesia

Hardiknas, Momentum Hidupkan Pemikiran Ki Hajar Dewantara

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 diperingati pada hari ini, Minggu (2/5), dengan mengusung tema

Jakarta, Indonesia —

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 diperingati pada hari ini, Minggu (2/5), dengan mengusung tema “Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar”.

Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengatakan momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) merupakan ajang untuk menghidupkan kembali pemikiran Ki Hajar Dewantara.

“Mulai hari ini, pemikiran Bapak Pendidikan Indonesia tersebut haruslah kita jiwai dan hidupkan kembali agar lekas tercipta pendidikan yang berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia, serta terwujudnya kemerdekaan belajar yang sejati,” ujar Nadiem, seperti dikutip Antara.

Pilihan Redaksi
  • IDAI Tidak Rekomendasi Sekolah Tatap Muka Digelar Juli 2021
  • 15 Hal yang Diperhatikan Saat Sekolah Tatap Muka Versi IDAI
  • Kemendikbud Tetap Buka Sekolah Juli Meski IDAI Tak Setuju

Ia kemudian mengatakan bahwa sudah terlalu lama pemikiran Ki Hajar Dewantara tidak dimanfaatkan sepenuhnya.

“Ini merupakan momen yang tepat bagi kita untuk merefleksikan kembali apa saja yang sudah dikerjakan dengan baik dan apa saja yang perlu diperbaiki,” katanya.

“Lembaran baru pendidikan Indonesia berarti transformasi. Transformasi yang tetap bersandar pada sejarah bangsa, dan juga keberanian menciptakan sejarah baru yang gemilang.”

Dia menambahkan bahwa dirinya ingin anak Indonesia menjadi pelajar yang menggenggam teguh falsafah Pancasila, merdeka sepanjang hayatnya, dan mampu menyongsong masa depan dengan percaya diri.

Selain itu, Nadiem mengatakan bahwa krisis pandemi merupakan ladang optimisme yang menunggu untuk dipanen dan krisis adalah kesempatan untuk menuai kemajuan.

Saat ini ada sebagian yang sudah menerapkan pembelajaran tatap muka secara terbatas, ada juga yang masih bersiap.

“Kita perlu memahami bahwa pandemi bukanlah satu-satunya tantangan yang kita hadapi. Di depan, masih membentang sederet tantangan yang akan dan harus kita lalui bersama. Mari kita lalui segala tantangan dengan inovasi dan solusi,” katanya.

“Mari kita ciptakan sejarah yang gemilang dan tak terbantahkan oleh dunia. Mewujudkan Merdeka Belajar akan semakin cepat terlaksana. Silih asah, silih asuh, dan silih asih. Saling memintarkan, saling menyayangi, dan saling memelihara, demi satu tujuan yakni SDM unggul, Indonesia maju,” imbuh Nadiem.

(Antara/agn)

[Gambas:Video ]