Breaking News in Indonesia

Eks Pimpinan KPK soal Nasib 75 Pegawai: Dengan Keppres Tuntas

Jakarta, Indonesia —

Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang meminta 75 pegawai lembaga antirasuah yang tak dilantik sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap semangat.

Saut mengatakan puluhan pegawai KPK yang kini dinonaktifkan karena tak lulus tes wawasan kebangsaan itu bisa diangkat menggunakan keputusan presiden (Keppres).

“Untuk 75 yang belum dilantik, jagalah kesehatan dan tetap semangat di sisa waktu untuk nanti bakal diangkat dengan Keppres. Kalau tidak mungkin di era pemerintahan saat ini, pemerintahan yang akan datang akan mengangkatnya, gampang itu dengan Keppres saja selesai,” kata Saut dalam keterangan tertulis, Rabu (2/6).

Sedangkan kepada mereka yang telah dilantik, ia meminta untuk tetap memegang nilai-nilai yang selama ini ditanamkan kepada pegawai KPK.

Saut juga meminta mereka menjadi ASN yang bisa tetap membantu membersihkan korupsi di Indonesia.

“Ke dalam tidak ada satu pihak pun di KPK yang tidak bisa di-check and balances, demikian juga di luar KPK, setia saja di jalan itu,” ujarnya.

Baca juga:

Pegawai KPK Tak Lolos Nilai Asesmen TWK Cacat Sedari Awal

Infografis 4 Opsi Perlawanan Hukum 75 Pegawai KPKFoto: Indonesia/Asfahan Yahsyi
Infografis 4 Opsi Perlawanan Hukum 75 Pegawai KPK
Baca juga:

PKS Protes Pertanyaan TWK KPK ‘Pilih Pancasila atau Alquran?’

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri melantik 1.271 orang yang dianggap memenuhi syarat telah sebagai ASN kemarin. Sedangkan 75 pegawai yang dinilai tak memenuhi syarat tak dilantik.

Keputusan terbaru, sebanyak 51 dari 75 pegawai KPK yang dinonaktifkan itu dicap sudah ‘merah’ dan tak bisa bergabung lagi dengan KPK. Sedangkan 24 lainnya masih bisa menjadi ASN asal mau dibina.

Namun, hingga hari ini belum ada surat keputusan resmi dari pimpinan KPK terkait nasib 51 pegawai yang sudah ‘merah’ dan 24 pegawai yang masih bisa dibina tersebut.

(yoa/fra)

[Gambas:Video ]