Jakarta () – Dua penyanyi solo Doja Cat dan Stormzy sedang dalam pembicaraan untuk menulis lagu untuk soundtrack "Black Panther 2", seorang sumber melaporkan, dikutip dari NME, Jumat.

Seperti dilansir Metro UK, Marvel telah menyelesaikan alur cerita dan sudah mulai "merayu" penyanyi dan penulis lagu, untuk mulai menulis lagu dengan mempertimbangkan cerita dari film tersebut.

Penyanyi pendatang baru Giveon dan Brent Faiyaz juga dilaporkan telah dihubungi oleh studio, pun dengan penyanyi lainnya seperti The Weeknd dan Solange.

"Doja Cat adalah salah satu artis yang akan tampil di soundtrack karena warisan Afrika Selatannya. The Weeknd, Solange, dan Stormzy juga sedang dipertimbangkan karena produser menginginkan berbagai artis sukses besar untuk membuat soundtrack ini lebih besar dari yang pertama," kata sumber yang tidak disebutkan namanya.

Kendrick Lamar menjabat sebagai produser eksekutif untuk soundtrack "Black Panther" (2018) yang menampilkan Schoolboy Q, 2 Chainz, The Weeknd, dan Travis Scott.

Sementara itu, "Black Panther: Wakanda Forever" dijadwalkan rilis di layar lebar pada 11 November 2022.

Di sisi lain, Wakil Presiden Pengembangan Marvel, Nate Moore mengatakan bahwa karakter T'Challa tidak akan dibentuk kembali (recasting) setelah kematian Chadwick Boseman.

"Kita harus mencari cara untuk melanjutkan franchise ini tanpa karakter itu. Tantangan untuk 'Black Panther: Wakanda Forever' adalah bagaimana menceritakan sebuah kisah tanpa T'Challa," kata Moore.

Meski demikian, sebuah petisi penggemar telah menyerukan agar karakter tersebut disusun kembali seperti permintaan dari saudara laki-laki Boseman, Derrick.

Menurut TMZ, Derrick berpikir bahwa "ada begitu banyak kekuatan dalam melihat raja dan superhero berkulit hitam" di layar bagi para pemuda Afrika-Amerika.

Baca juga: Penggemar minta Marvel tak hapus karakter T'Challa di "Black Panther"

Baca juga: Keluarga Chadwick Boseman dukung pemeran baru untuk "Black Panther"

Baca juga: Letitia Wright masih cedera, syuting "Black Panther 2" dihentikan

Penerjemah: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © 2021