Jakarta () – "Doctor Strange in the Multiverse of Madness", sekuel kedua dari "Doctor Strange" (2016), dilaporkan dilarang tayang di Arab Saudi.

Dikutip dari The Hollywood Reporter, Sabtu, desas-desus mulai muncul di internet pada Jumat (22/4) pagi waktu setempat, sebelum kemudian informasi tersebut dikonfirmasi. Selain itu, terdapat rumor bahwa larangan itu juga berlaku di Kuwait, meskipun ini belum dikonfirmasi.

Sementara filmnya belum dirilis dan juga belum ditinjau, keputusan itu sekali lagi dikatakan terkait dengan masalah LGBTQ, menurut sumber di Timur Tengah, dengan sekuel baru yang memperkenalkan karakter America Chavez (diperankan oleh Xochitl Gomez ) yang, sesuai penggambarannya dalam komik, adalah gay.

Dengan homoseksualitas yang secara resmi ilegal di negara-negara TImur Tengah tersebut, film yang menampilkan referensi atau masalah LGBTQ seringkali gagal melewati sensor.

"Doctor Strange in the Multiverse of Madness" akan dirilis di pada 5 Mei sebagai bagian dari peluncuran globalnya. Sementara tiket tidak lagi tersedia di situs web bioskop di Arab Saudi, Kuwait dan Qatar, tiket dilaporkan tersedia di Uni Emirat Arab.

Film ini mengikuti jejak "Eternals" (2021), yang dilarang di sebagian besar negara Timur Tengah pada November setelah dimasukkannya pasangan sesama jenis dalam film dan superhero gay pertama MCU.

Pada saat itu, sensor telah meminta serangkaian pengeditan yang tidak bersedia dilakukan oleh Disney. Namun, versi yang diedit memang ditayangkan di Uni Emirat Arab.

Pada bulan Januari, "West Side Story" juga dihentikan tayang di bioskop-bioskop di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, Oman, dan Kuwait. Kali ini, sumber regional mengatakan bahwa keputusan itu karena karakter Anybodys, yang ditulis sebagai transgender dalam adaptasi baru dan diperankan oleh aktris non-biner Iris Menas.

Baca juga: Benedict Cumberbatch prediksi film "Doctor Strange 2" bakal sukses

Baca juga: Ryan Reynolds & Patrick Stewart tak akan tampil di "Doctor Strange 2"

Baca juga: Cuplikan "Doctor Strange 2" buka perjalanan Multiverse

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © 2022