Deretan Masalah yang Ditemukan di Game Cyberpunk 2077

Farah

Game Cyberpunk 2077 telah dirilis di sejumlah negara setelah tertunda beberapa tahun.

Jakarta, Indonesia —

Game Cyberpunk 2077 telah dirilis di sejumlah negara setelah tertunda beberapa tahun. Game itu dinilai sebagai mahakarya RPG modern karena menyajikan grafis yang lebih baik dari game sejenis.

Meski demikian, banyak pengguna yang menyampaikan bahwa game itu memiliki banyak bug dan gangguan.

Melansir Screen Rant, masalah yang ditemukan pada Cyberpunk 2077, misalnya pakaian dan senjata yang menghilang, suara karakter utama V yang berubah, hingga senjata yang mengambang.




Belum ada penyelesaian masalah pada Cyberpunk 2077. Sejauh ini para pemain hanya mengulang permainan untuk mengatasi masalah itu.

Masalah lain yang dilaporkan adalah dinding yang menjadi transparan, pintu yang tidak bisa terbuka, titik misi yang berantakan. Kemudian juga dilaporkan objek dan area tertentu tidak dapat diakses.

Sekali lagi, satu-satunya perbaikan yang dilakukan untuk mengatasi masalah itu adalah mematikan permainan dan memulai kembali Cyberpunk 2077 dari penyimpanan terakhir.

CD Projekt Red selaku pengembang Cyberpunk 2077 telah angkat bicara. Perusahaan menyalahkan beberapa gangguan pada permainan karena pemain tidak mematuhi persyaratan game.

Lihat juga:

Daftar Toko Online dan Lokasi Pre-order PS5 di Indonesia

Melansir GameSpot, pengembang CD Projekt Red telah berjanji akan meluncurkan pembaruan untuk mengatasi bug dan gangguan pada Cyberpunk 2077. Patch pembaruan disebut akan sebesar 43GB.

Petinggi CD Projekt Red Fabian Mario Döhla juga menyampaikan bahwa patch akan memberikan kemajuan pada game. Namun dia menyampaikan bahwa banyak bug bisa disebabkan oleh pengulas yang memainkan game pada perangkat yang tidak mendukung.

Lihat juga:

Beda Yuan Digital China dengan Bitcoin dan Uang Tunai

(jps/DAL)

[Gambas:Video ]


Next Post

Revitalisasi BUMDes Masuk 3 Prioritas Alokasi Dana Desa 2021

Jakarta, Indonesia — Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar memaparkan tiga prioritas penggunaan dana desa 2021. Pertama, pemulihan ekonomi nasional. Menurutnya, dana desa dapat digunakan untuk membentuk, mengembangkan dan merevitalisasi BUMDes maupun BUMDesma. “Nanti BUMDes ini akan menjadi ujung tombak untuk pertumbuhan ekonomi di […]