Breaking News in Indonesia

David Fincher-Netflix Disebut Kembali Bahas Mindhunter 3

Jakarta, Indonesia —

Sineas David Fincher dikabarkan kembali mendiskusikan musim ketiga serial Mindhunter dengan layanan streaming Netflix. Kabar itu disampaikan oleh sumber dekat Netflix kepada Small Screen yang dikutip NME.

“Yang bisa saya ceritakan mengenai Mindhunter adalah pembahasan antara Netflix dengan Fincher tengah berlangsung,” kata sumber tersebut.

Sumber itu melanjutkan, “Mereka sedang mendiskusikan kemungkinan menayangkan kembali serial tersebut untuk musim ketiga. Ini masih awal, tetapi Fincher terdengar lebih optimis mengenai proyek itu.”

Pernyataan sumber tersebut berbeda dengan keputusan Fincher pada Oktober tahun lalu. Kala itu ia mengisyaratkan tidak akan melanjutkan Mindhunter yang sudah berlangsung selama dua musim.

Dalam wawancara dengan Vulture, Fincher mengaku penggarapan serial yang bagus mengenai tindak kriminal berdasarkan kisah nyata itu sangat sulit. Bahkan pekerjaan itu menyita kehidupannya.

Lihat juga:

Syuting The Penthouse 3 Resmi Dimulai 27 April

Ia kemudian merasa tidak punya kekuatan yang prima untuk kembali memproduksi Mindhunter setelah dua musim. Namun, Fincher tidak menjawab dengan pasti ketika ditanya apakah serial itu akan berakhir.

“Saya rasa mungkin. Begini, dengan tingkat penonton seperti itu, ini merupakan serial yang mahal. Sejujurnya, saya tidak yakin kami bisa memproduksi dengan dana lebih kecil dari musim kedua,” katanya.

Ia melanjutkan, “Dan pada satu titik, Anda harus realistis antara uang yang keluar dan jumlah penonton.”

Fincher sendiri berperan sebagai produser eksekutif dan sutradara untuk beberapa episode dalam Mindhunter. Serial ini merupakan adaptasi novel karya John E. Douglas dan Mark Olshaker bertajuk Mindhunter: Inside the FBI’s Elite Serial Crime Unit.

Lihat juga:

Syuting The Penthouse 3 Resmi Dimulai 27 April

Mindhunter mengikuti kisah dua agen FBI di era 1970-an, Holden Ford (Jonathan Groff) dan Bill Tench (Holt McCallany), yang bekerja di Unit Sains Perilaku untuk memahami pola pikir pembunuh berantai.

Mereka kerap datang ke berbagai penjara dan mewawancarai pembunuh berantai untuk riset. Hasil riset itu dapat dijadikan acuan untuk mencari dan menyelidiki pembunuh berantai lain yang belum diketahui.

Bermodalkan riset tersebut, mereka beberapa kali berhasil mengungkap dan menangkap pembunuh. Namun, ada pula kasus pembunuhan berantai yang tidak bisa mereka ungkap dan menjadi mister hingga saat ini.

Sejak dirilis perdana pada 2017, Mindhunter memang menuai respons positif dari penonton dan kritikus. Laman Rotten Tomatoes bahkan memberi nilai 98 persen untuk serial Netflix ini.

(adp/bac)

[Gambas:Video ]