Daryono, Deputi Kiper Setia di Persija Jakarta

Farah

Meninggal di usia 26, Daryono merupakan deputi kiper yang setia di Persija Jakarta.

Jakarta, Indonesia —

Mantan kiper Persija Jakarta Daryono meninggal dunia pada Senin (9/11). Meninggal di usia 26, Daryono merupakan deputi kiper setia di Persija Jakarta.

Mengawali karier sepak bola di Diklat Salatiga, Daryono bergabung dengan Persija U-21 pada 2011. Kiper kelahiran Semarang, 5 Maret 1994, itu kemudian dipercaya memperkuat tim Persija senior pada 2013.

Debut Daryono bersama Persija terjadi saat melawan Persepam Madura United di Solo pada 2013. Meski berakhir dengan kekalahan 0-3, Daryono yang masih 18 tahun tetap dianggap tampil bagus.

Sejak melakoni debut bersama Persija pada 2013, Daryono menjadi bagian penting dari skuad tim Macan Kemayoran. Meski hanya menjadi pelapis Andritany Ardhiyasa, Daryono menjalankan tugas sebagai deputi kiper dengan baik.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Puncaknya Daryono meraih sukses terbesar bersama Persija pada 2018. Ketika itu Persija sukses merebut tiga gelar, yakni Boost Sportsfix Super Cup, Piala Presiden 2018, dan Liga 1 2018.

Dalam perjalanan karier bersama Persija, Daryono sempat meninggalkan skuad demi menjalani pendidikan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut.

[Gambas:Video ]

Pada 2019, Daryono memutuskan untuk meninggalkan Persija setelah Shahar Ginanjar lebih banyak bermain sebagai deputi Andritany. Daryono kemudian bergabung dengan Badak Lampung.

Lihat juga:

Dan Joan Mir Hidup Bahagia Selamanya…

Dikutip dari Antara, Daryono dirawat di Rumah Sakit Sumoharjo, Lampung, sejak akhir Oktober 2020. Pihak Badak Lampung mengabarkan Daryono dirawat karena demam berdarah dengue (DBD).

Karena tak kunjung membaik selama menjalani perawatan di Lampung, Daryono dipindahkan ke Rumah Sakit Angkatan Laut di Jakarta. Daryono kemudian meninggal dunia Senin (9/11).

(har/sry)


Next Post

Pandemi Covid-19 Dongkrak Trafik Konsultasi Kesehatan Online

Jakarta, Indonesia — Perubahan situasi yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 terbukti meningkatkan trafik konsultasi kesehatan via saluran berbasis online. Doddy Lukito, Chief (In Hospital) Business Officer & Co Founder HaloDoc, yakni aplikasi kesehatan berbasis online, mengatakan bahwa pada saat pandemi Covid-19, transaksi tele konsultasi dengan dokter melalui platform HaloDoc meningkat […]