Dampak Demo Ricuh, 2 SPBU Pertamina Ditutup Sementara

Farah

Pertamina menyetop sementara dua SPBU di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, dan Jalan Raya Fatahilah, Bekasi, karena aksi demo berakhir ricuh kemarin.

Jakarta, Indonesia —

PT Pertamina (Persero) menghentikan sementara operasional SPBU di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, dan Jalan Raya Fatahilah, Kabupaten Bekasi, akibat aksi demo menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja berakhir ricuh pada Kamis (8/10).

Unit Manager Communication Relations dan CSR MOR III Eko Kristiawan menyebut wilayah kerjanya yang meliputi DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat memiliki beberapa terminal bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji (LPG).

Untuk wilayah Jabodetabek, kebutuhan energi disuplai dari Integrated Terminal Jakarta Group. Namun, apabila diperlukan perseroan bisa melakukan alih suplai dari Fuel Terminal dan LPG Terminal lainnya, seperti Tanjung Gerem dan Tanjung Sekong, Bandung Group dan Balongan, Jawa Barat.




“Kami senantiasa berkoordinasi, sehingga fasilitas distribusi Pertamina di wilayah Jawa bagian barat bisa menopang kebutuhan masyarakat. Kami juga meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan kerja, terutama pada operasional SPBU,” ujarnya dilansir Antara, Jumat (9/10).

Karenanya, intensitas aksi yang cukup tinggi semalam membuat perusahaan minyak pelat merah ini menyetop sementara operasional SPBU 34.11104 di Hayam Wuruk.

Bagi pengendara yang melintas di Hayam Wuruk, dapat memperoleh BBM di SPBU alternatif terdekat, yakni Jalan KH Zainul Arifin, Jalan Sawah Besar, Jalan H Samanhudi, dan Jalan Mangga Besar.

Lihat juga:

Batu Bara Kena PPN dalam Omnibus Law Cipta Kerja

Sementara, di wilayah Kabupaten Bekasi, Pertamina juga menghentikan sementara SPBU 34.17536 di Jalan Raya Fatahilah dan menyiagakan SPBU alternatif di jarak terdekat, yaitu SPBU 34.17507 di Jalan Raya Fatahilah dan di Jalan Raya Imam Bonjol.

“Pertamina akan mengoperasikan kembali SPBU tersebut sewaktu-waktu jika suasana telah kondusif,” imbuh Eko.

Untuk kelancaran operasional distribusi BBM dan LPG, sambung dia, perusahaan telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian.

[Gambas:Video ]

(bir/agt)

Next Post

FOTO: Gereja Bersejarah Armenia Ditembaki Pasukan Azerbaijan