Breaking News in Indonesia

Ciri Makanan yang Harus Dibuang Setelah Rumah Kebanjiran

Mengonsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi kuman dari air banjir bisa memicu penyakit. Berikut ciri makanan yang harus dibuang setelah banjir.

Jakarta, Indonesia —

Jangan sembarang mengonsumsi makanan dan minuman setelah banjir. Konsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi kuman dari air banjir bisa memicu sejumlah penyakit.

Namun, Anda tak perlu khawatir. Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjangkitnya berbagai penyakit akibat banjir.

Hal utama yang perlu dilakukan adalah memastikan makanan yang dikonsumsi tetap higienis dan membuang makanan yang dicurigai sudah terkontaminasi akibat rendaman air banjir.

Pilihan Redaksi
  • INFOGRAFIS: Isi Tas ‘Survival Kit’ untuk Hadapi Bencana Alam
  • Tips Rawat Sendiri Motor Usai Terendam Banjir
  • Yang Perlu Dilakukan Saat Dikepung Banjir

Anda juga disarankan untuk menggunakan air yang dicurigai sudah terkontaminasi, baik itu untuk mencuci piring, menyikat gigi, mencuci dan menyiapkan makanan, mencuci tangan, dan lainnya. Pada kondisi ini, air dalam kemasan dianggap lebih aman.

Namun, mengidentifikasi makanan yang kemungkinan terkontaminasi kuman dari air banjir bukan-lah perkara mudah. Berikut cara mengidentifikasi makanan yang mungkin sudah terkontaminasi, mengutip laman resmi Center for Disease and Prevention Control (CDC) Amerika Serikat.

1. Makanan yang memiliki bau, warna, atau tekstur yang tidak biasa. Jika ragu, maka Anda disarankan untuk membuangnya.
2. Makanan yang mudah busuk, termasuk daging merah, daging ayam, ikan, telur dan sisa makanan yang tersimpan di lemari pendingin yang dimatikan selama 4 jam atau lebih.
3. Makanan apa pun yang tidak dalam kemasan atau kaleng.
4. Makanan kaleng atau kemasan yang menggembung, terbuka, atau rusak. Buang makanan jika wadah mengeluarkan cairan atau busa saat Anda membukanya atau makanan yang ada di dalamnya berubah warna, berjamur, atau berbau tidak sedap.

Selain itu, ada juga cara untuk membersihkan kaleng atau kemasan makanan yang masih tertutup agar bisa dikonsumsi.

1. Sikat bersih kotoran yang menempel.
2. Cuci kaleng dan kemasan dengan sabun serta air. Jika tersedia, gunakan air panas.
3. Bilas kaleng atau kemasan dengan air yang aman untuk diminum.
4. Sanitasi kaleng dan kemasan dengan beberapa cara berikut. (1) Tempatkan kaleng atau kemasan dalam larutan cairan pemutih dan air selama 15 menit. (2) Rendam kaleng atau kemasan dalam air di dalam panci, didihkan, dan diamkan selama 2 menit.
5. Gunakan makanan dalam kaleng atau kemasan yang telah dibersihkan sesegera mungkin.

(asr)

[Gambas:Video ]