Breaking News in Indonesia

BMKG: Hujan Pemicu Banjir Jakarta Hari Ini Tak Separah 2020

BMKG mengatakan banjir yang melanda Jakarta Jumat (19/2) akibat hujan lebat tak separah banjir 1 Januari 2020 lalu, bukan banjir besar.

Jakarta, Indonesia —

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut hujan lebat yang mengguyur sebagian wilayah DKI Jakarta Jumat (19/2) dini hari tidak separah curah hujan tahun lalu yang mengakibatkan banjir besar di ibu kota.

Peneliti Cuaca dan Iklim Ekstrim BMKG, Siswanto mengatakan banjir yang terjadi di sebagian wilayah DKI Jakarta tidak separah banjir pada 1 Januari 2020 lalu.

“Banjir tanggal 19 ini juga tidak separah banjir 1 Januari 2020 lalu, dan mungkin tidak termasuk yang bisa disebut Banjir Besar Jakarta,” ujar Siswanto lewat keterangan tertulis kepada Indonesia.com, Jumat (19/2).




Ia mengatakan, berdasarkan analisis periode ulang hujan yang telah mengguyur beberapa tempat, merupakan peluang dari kemunculan hujan tahunan.

Berdasarkan laporan pencatatan hujan di wilayah Jabodetabek yang dilakukan oleh BMKG, Pondok Betung, Tangerang Selatan menjadi wilayah yang diguyur hujan lebat.

Siswanto mengatakan guyuran hujan sangat lebat terjadi merata di sebagian wilayah bagian selatan, timur, utara dan barat di wilayah Jabodetabek. Konsentrasi curah hujan tertinggi terukur di wilayah hilir di Manggarai, Jaksel.

Selain itu, BMKG mencatat beberapa wilayah di Jabodetabek yang masuk kategori hujan lebat hingga sangat lebat, per Jumat dini kurang dari 150 milimeter(mm) per hari seperti:

Lihat juga:

Arus Lalu Lintas di Sekitar Cawang Dialihkan Imbas Banjir

Manggarai, Jaksel 133 mm/hari
Pulogadung 114 mm/hari
Depok 107 mm/hari
Tomang 90 mm/hari
Kresek Tangerang 94.4 mm/hari
Katulampa 92mm/hari
Kelapa Gading 89 mm/hari
Kemayoran 81 mm/hari

“Curah hujan kelas di atas tidak ada yang terkategori hujan ekstrim sesuai definisi BMKG,” demikian Siswanto.

Lihat juga:

Banjir di 12 Kecamatan Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

(can/DAL)

[Gambas:Video ]