Blusukan ke Masjid, Anies Cerita Asal-Usul Nama Mangga Dua

Farah

Jakarta, Indonesia —

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan blusukan ke Masjid Nurul Abrar di kawasan Mangga Dua. Dalam kesempatan itu, Anies menjelaskan ihwal sejarah nama Mangga Dua, Jakarta Utara.

Dalam blusukan tersebut, Anies sekaligus mengikuti salat subuh berjamaah di masjid tersebut.

“Tadi pagi subuhan sekaligus meninjau Masjid Nurul Abrar atau lebih dikenal sebagai Masjid Mangga Dua. Sebutan Mangga Dua menurut cerita berasal dari dua buah pohon mangga besar di depan masjid ini di masa lampau,” kata Anies dalam unggahannya di Instagram lewat akun @aniesbaswedan, Senin (22/3).

Menurut Anies, Masjid Nurul Abrar merupakan salah satu masjid yang bersejarah di Ibu Kota. Masjid itu dibangun sejak 1841 dan sempat direnovasi total pada 1986, namun mempertahankan empat tiang utama (soko guru) dan mimbar aslinya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menjelaskan, pembangunan masjid ini pun sarat akan sejarah penyebaran agama Islam di Indonesia dan kisah Sayyid Abubakar bin Alwi Bahsan Jamlullail, seorang ulama yang berani menentang penjajah kolonial Belanda kala itu.

[Gambas:Instagram]

Ia mengatakan, terdapat 12 makam yang menjadi bagian Masjid Mangga Dua dan di sekitarnya. Ini mencerminkan bahwa Kampung Mangga Dua telah lama ditinggali oleh berbagai suku bangsa-bangsa yang berbaur di Batavia.

Di antaranya, makam Sayid Abubakar bin Sayid Alwi dan makam Bahsan Jamalulail (suku Arab), serta makam Rd. Tumenggung Anggakusumah Dalem-Gadjah (suku Sunda). Seorang dari keluarga Kesultanan Banten pun tercatat pernah tinggal di sini, yakni Pangeran Ratu Bagus Urip Mohammad.

Selain itu, terdapat pemakaman orang-orang Tionghoa, termasuk makam Kapitein China pertama di Batavia, Souw Beng Kong.

Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan Masjid Nurul Abrar sekaligus makamnya sebagai cagar budaya sejak 1972. Anies kemudian tak lupa mengajak warga untuk mengunjungi masjid ini.

“Untuk mengunjungi Masjid Nurul Abrar, teman-teman bisa naik Transjakarta koridor 12 turun di halte Mangga Dua, lalu berjalan kaki 5 menit,” tuturnya.

Lihat juga:

Daftar Elite Demokrat Versi KLB: Moeldoko Hingga Max Sopacua

(dmi/ugo)

[Gambas:Video ]


Next Post

FOTO: Siswa SD di Kota Bekasi Mulai Pembelajaran Tatap Muka