BLT Gaji Guru Honorer Kemendikbud Rp1,8 Juta Cair Besok

Farah

Pemerintah akan mulai mencairkan bantuan subsidi gaji guru honorer di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp1,8 juta mulai Selasa (17/11) besok.

Jakarta, Indonesia —

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan bantuan langsung tunai (BLT) berupa subsidi upah untuk guru honorer di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan mulai dicairkan besok, Selasa (17/11).

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani menuturkan Kemendikbud sudah siap dari sisi data guru yang akan menjadi penerima bantuan.

“Sudah siap dilaksanakan Kemendikbud,” ujar Askolani saat dihubungi Indonesia.com, Senin (16/11).




Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Kemendikbud Ainun Na’im menuturkan besaran dana yang akan dicairkan untuk program subsidi upah guru honorer kementeriannya adalah Rp3,6 triliun. Namun ia tak merinci secara jelas berapa jumlah guru honorer yang sudah terdata sebagai calon penerima.

Dengan terealisasikannya anggaran subsidi upah tersebut, diperkirakan total serapan anggaran Kemendikbud hingga akhir tahun adalah Rp97,2 triliun.

“Jadi untuk akhir tahun memang banyak anggaran yang akan terealisasikan termasuk bantuan subsidi upah Rp3,6 triliun,” ujarnya dalam rapat bersama komisi X DPR RI.

Seperti diketahui, rencananya akan ada 1,63 juta guru honorer Kemendikbud yang disasar sebagai penerima bantuan subsidi upah. Di luar guru honorer Kemendikbud, pemerintah juga memberikan bantuan subsidi upah untuk guru dan tenaga kependidikan yang ada di lingkungan Kementerian Agama sebanyak 749,5 ribu orang.

[Gambas:Video ]

Bantuan sebesar Rp1,8 juta yang ditransfer ke rekening masing-masing guru honorer tersebut merupakan perluasan program subsidi gaji pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta per bulan.

Diperkirakan tak akan ada anggaran tambahan untuk program tersebut sebab, alokasi awal program subsidi gaji sebesar Rp37,87 triliun diprediksi hanya akan terealisasi sebesar Rp31,2 triliun.

Artinya, masih ada anggaran sebesar Rp6,67 triliun yang bisa digunakan untuk perluasan program.

Lihat juga:

BLT Rp2,4 Juta Guru Honorer Kemenag Tinggal Tunggu Kemenkeu

(hrf/sfr)


Next Post

KPK Panggil Kader PPP Pelapor Dugaan Gratifikasi Jet Suharso

Jakarta, Indonesia — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Nizar Dahlan untuk diminta keterangan terkait dugaan gratifikasi jet pribadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Suharso Monoarfa, Senin (16/11). Pelaksana Tugas KPK, Ali Fikri mengatakan, Direktorat Pengaduan Masyarakat KPK akan meminta keterangan Nizar selaku pelapor yang mengadukan Suharso […]