Berpegang Teguh pada Angka, Biden Optimis Ungguli Trump

Farah

Joe Biden tak mengklaim kemenangan. Namun ia mengatakan, jumlah suara membuatnya yakin bisa mengungguli Trump pada pilpres AS 2020.

Jakarta, Indonesia —

Calon Presiden AS dari Partai Demokrat Joe Biden meyakini akan memenangkan pemilihan umum presiden AS 2020. Hal tersebut disampaikan dalam pidatonya di markasnya, Wilmington, Delaware, pada Jumat (6/11) waktu setempat.

“Kami belum memiliki pernyataan akhir tentang kemenangan tapi angka-angka tersebut sudah jelas. Sudah memberikan kisah yang jelas dan meyakinkan. Kita akan memenangkan perlombaan ini,” ucap Joe Biden sambil ditemani wakilnya, Kamala Harris.

Berdasarkan perhitungan sementara, New York Times melaporkan Joe Biden saat ini unggul dengan 253 suara elektoral. Sedangkan Donald Trump mendapatkan 214 suara elektoral.

Pilihan Redaksi
  • Iran Sebut Kisruh Pemilu Ungkap Fakta Demokrasi AS
  • Greta Thunberg Sindir Trump yang Tak Sabar Jadi Presiden
  • Sederet Penyebab Keterlambatan Hasil Pemilu AS 2020

Dalam kesempatan itu, Joe Biden juga berbicara dengan penuh percaya diri menunggu penghitungan suara di beberapa negara bagian yang belum selesai, meski pemungutan suara telah selesai tiga hari yang lalu.

Ia turut menyoroti perkembangan di Pennsylvania yang bisa menjadi penentu kemenangannya.

“24 jam yang lalu kami tertinggal di Georgia, sekarang kami unggul dan kami akan memenangkan negara bagian itu. 24 jam yang lalu kami juga tertinggal di Pennsylvania dan kami akan memenangkan itu. Sekarang kami unggul dan menang di ARizona dan Nevada,” ucapnya.

“Kami berada di jalur untuk mendapatkan lebih dari 300 suara elektoral. Kita akan memenangkan perlombaan ini dengan angka mayoritas yang jelas dan warga AS bersama dengan kita,” kata Joe Biden.

Pennsylvania menjadi salah satu negara yang amat dinantikan saat ini karena bisa menjadi penentu kemenangan salah satu calon.

Apalagi, jarak selisih Biden dengan Trump yang sempat menguasai Pennsylvania semakin menyempit menyusul penghitungan surat suara melalui pos telah dimulai.

Pennsylvania memiliki kuota 20 suara elektoral. Apabila Joe Biden diunggulkan Pennsylvania, maka ia akan menjadi Presiden AS terpilih dengan mengantongi 273 suara elektoral.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump meminta Joe Biden untuk tidak mengklaim kemenangan dalam pemilihan umum presiden 2020 karena pengembalian suara dari pilpres tidak lengkap.

“Joe Biden seharusnya tidak asal mengklaim jabatan Presiden. Saya juga bisa membuat klaim tersebut. Proses hukum baru saja dimulai,” cuit Donald Trump.

Dalam cuitan terbarunya, Donald Trump juga kembali mengungkapkan dugaan kecurangan dengan menyatakan dirinya sempat memimpin dengan perolehan suara di beberapa negara bagian yang kemudian dianggap menghilang begitu saja dalam beberapa hari.

Namun, langkah tersebut malah membuat Trump dikritik sesama rekan Partai Republik dan diminta untuk menunjukkan bukti kecurangan tersebut.

(chr/ard)

[Gambas:Video ]


Next Post

Sejarah Masyumi, Partai 1945 yang Resmi Aktif Kembali

Jakarta, Indonesia — Sejumlah petinggi Komite Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) mendeklarasikan kembali berdirinya Partai Masyumi¬†hari ini, bertepatan dengan 75 tahun peringatan berdirinya partai tersebut. Meski cukup mengejutkan karena wacana ini tak lagi terdengar dalam sepuluh tahun terakhir, upaya untuk menghidupkan kembali Masyumi sebenarnya sudah berkali-kali dilakukan oleh mereka yang mengklaim […]