BEI Catat Lonjakan Volume Transaksi 10,8 Persen Pekan Ini

Farah

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat lonjakan volume transaksi mingguan hingga 10,85 persen untuk perdagangan periode 28 September-2 Oktober.

Jakarta, Indonesia —

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat lonjakan volume transaksi mingguan hingga 10,85 persen untuk perdagangan periode 28 September-2 Oktober.

Sekretaris Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadono, mengatakan bahwa kenaikan ini setara dengan 10,53 miliar saham dari 9,5 miliar saham pada pekan sebelumnya.

“Peningkatan selanjutnya terjadi pada rata-rata frekuensi harian sebesar 5,7 persen menjadi 616,83 ribu kali transaksi dibandingkan pekan sebelumnya sebesar 583,56 ribu kali transaksi,” ucapnya seperti dikutip dari rilis resmi, Sabtu (3/10).




Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian bursa selama sepekan turun sebesar 0,56 persen menjadi Rp6,71 triliun dari Rp6,74 triliun pada pekan lalu.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan kapitalisasi pasar bursa selama sepekan ini ditutup dengan persentase perubahan yang sama, yaitu masing-masing sebesar 0,38 persen.

IHSG melandai pada level 4.926 dari posisi 4.945 pada pekan lalu, sedangkan kapitalisasi pasar bursa berubah menjadi Rp5.729 triliun dari Rp5.751 triliun pada pekan yang sama.

Lihat juga:

Kabar Trump Positif Corona Bikin Wall Street Terkulai

Namun, belum ada perbaikan untuk kepercayaan asing. Tercatat, investor asing masih melego saham. Sepanjang 2020 tercatat asing melepas Rp43,65 triliun kepemilikan saham dan khususnya pada pekan ini, jual bersih dinyatakan sebesar Rp49,11 miliar.

“Pada Jumat (2/10), asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp49,11 miliar, sedangkan sepanjang 2020 mencatatkan jual bersih sebesar Rp43,65 triliun,” kata dia.

Indeks pada perdagangan penutupan pekan ini tercatat melemah 0,87 persen setelah Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan dirinya positif Covid-19.

(wel/has)

Next Post

INFOGRAFIS: Tale of the Tape UFC Holly Holm vs Irene Aldana