Beberapa Gejala Khas Norovirus, dari Mual hingga Diare

Farah

Gejala khas norovirus umumnya berupa mual, muntah, diare berair hingga kram perut. Namun ada pula gejala lain seperti demam ringan, sakit kepala dan nyeri otot.

Jakarta, Indonesia —

Infeksi norovirus akan membuat Anda merasa menderita dalam satu atau dua hari setelah terpapar. Sebab biasanya gejala khas norovirus ini berupa mual, muntah–yang lebih banyak terjadi pada anak-anak, diare berair–lebih sering dialami orang dewasa, hingga kram perut.

Norovirus belakangan menjangkiti warga di China. Otoritas Pengendalian Penyakit di sana menyatakan mahasiswa di universitas di Provinsi Shanxi, China utara terpapat norovirus dengan gejala muntah, diare dan demam.

Dikutip dari laman resmi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), norovirus menyebabkan radang lambung atau usus. Kondisi ini disebut gastroenteritis akut.

Seseorang biasanya mengalami gejala antara 12 hingga 48 jam setelah terkena norovirus. Kebanyakan orang dengan penyakit norovirus akan membaik dalam 1 hingga 3 hari.

Jika Anda menderita norovirus, Anda bisa merasa sangat sakit, muntah atau mengalami diare berkali-kali dalam sehari. Hal ini dapat menyebabkan dehidrasi, terutama pada anak kecil, orang dewasa yang lebih tua dan orang dengan penyakit lain.

Gejala yang paling umum dari norovirus antara lain diare, muntah, mual dan sakit perut.

Bisa pula diikuti gejala lain berupa demam ringan, sakit kepala, pegal-pegal atau nyeri otot dan, kelelahan. Sebagian besar gejala ini tidak serius, tapi diare dan muntah dapat menghabiskan cairan yang dibutuhkan tubuh sehingga Anda mengalami dehidrasi.

Lihat juga:

Mengenal Norovirus, Virus yang Serang China di Tengah Corona

Jika Anda memiliki gejala norovirus, menurut laman kesehatan WebMD, dokter dapat memberikan tes feses untuk memastikan terjangkit atau tidaknya oleh penyakit tersebut. Tetapi diagnosis norovirus biasanya dibuat hanya berdasarkan gejala.

Kasus di China tersebut bukan kali pertama, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China mencatat, lebih dari 30 wabah norovirus dilaporkan secara nasional sejak September tahun ini dengan total 1.500 kasus.

Virus ini dapat menyebar melalui air atau makanan yang terkontaminasi, atau dengan menyentuh benda yang permukaannya terdapat virus. Orang terinfeksi norovirus saat mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi.

Tiram mentah atau setengah matang serta buah-buahan dan sayuran mentah bisa menjadi penyebab wabah. Norovirus tumbuh subur pada ruang dengan jarak-jarak yang dekat, seperti di restoran, pusat penitipan anak, dan panti jompo, karena virus ini kuat dan sangat menular.

Virus ini disebut dapat bertahan hidup pada suhu ekstrem di air dan di permukaan. Penularannya bisa terjadi dalam jangka waktu 8 minggu. Artinya, ada kemungkinan Anda bisa membuat orang lain sakit. Tapi infeksi semakin berkurang seiring waktu.

Lihat juga:

Fakta Genetik Norovirus yang Hebohkan China, Mirip Covid-19

(NMA)

[Gambas:Video ]

Next Post

Draf Final Omnibus Law Belum Dipublikasi, Masih Dibaca Jokowi

Jakarta, Indonesia — Draf Omnibus Law UU Cipta Kerja sudah di tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tenaga Ahli Kedeputian Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian memastikan Presiden Jokowi membaca draft UU Ciptaker tersebut. “Presiden pasti baca, pasti baca. Enggak mungkin enggak baca. Beliau kan sudah menyampaikan beberapa hal penting dalam Ciptaker yang […]