AS Harap Armenia Bisa Bela Diri Sendiri dari Azerbaijan

Farah

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo berharap Armenia bisa membela diri sendiri dalam pertempuran melawan Azerbaijan.

Jakarta, Indonesia —

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo berharap Armenia bisa membela diri sendiri dalam pertempuran melawan Azerbaijan.

Hal itu diungkapkan Pompeo dalam wawancara dengan radio WBS di Atlanta, Kamis (15/10).

“Kami berharap orang-orang Armenia dapat melawan apa yang dilakukan orang Azerbaijan,” kata Pompeo seperti dikutip dari AFP.

Meski demikian Pompeo berharap kedua belah pihak secepatnya melakukan gencatan senjata, dan duduk satu meja untuk menyelesaikan konflik secara damai.

Amerika Serikat merupakan negara yang menampung diaspora Armenia, tetapi juga memiliki hubungan strategis dengan Azerbaijan.

AS selama dua pekan terakhir ini terus menyatakan netral atas konflik tersebut, dan mendesak kedua belah pihak untuk berbicara.

Pompeo juga mngkritik keras sekutu AS di NATO, Turki, yang mendukung penuh Azerbaijan.

“Turk telah turun tangan dan memberikan sumber daya ke Azerbaijan, meningkatkan risiko, meningkatkan baku tembak yang terjadi dalam pertarungan bersejarah di Nagorno-Karabakh ini,” kata Pompeo.

Lihat juga:

Rusia Desak Armenia-Azerbaijan Patuhi Gencatan Senjata

Amerika Serikat adalah ketua bersama Minsk Group yang selama ini mengupayakan perdamaian di Nagorno-Karabakh. Selain AS, Minsk Group dipimpin Rusia dan Prancis.

Menteri luar negeri Armenia dan Azerbaijan pada akhir pekan telah menyetujui gencatan senjata demi kemanusiaan. Tetapi beberapa jam setelahnya tetap terjadi baku tembak. Kedua belah pihak saling tuduh sebagai pihak yang melanggar perjanjian.

Aksi saling serang terjadi di beberapa kota, termasuk Barda, Karabakh, hingga Stepanakert di Azerbaijan.

Lihat juga:

Gagal Gencatan Senjata, Perang Armenia-Azerbaijan Pecah Lagi

Kementerian Pertahanan Azerbaijan menuduh pasukan Armenia tidak mematuhi perjanjian gencatan senjata yang tengah dinegosiasikan oleh Rusia.

Sementara Azerbaijan mengklaim pasukan musuh telah mengerahkan tank T-72 dan tiga peluncur roket multi Grad untuk menyerang daerah mereka.

(dea)

[Gambas:Video ]

Next Post

Masih Ada 2.283 Kuota Fellowship Jurnalis dari Satgas Covid

Jakarta, Indonesia — Sebanyak 3.517 wartawan dari seluruh Indonesia lolos seleksi Fellowship Jurnalisme Perubahan Perilaku (FJPP) yang diselenggarakan Dewan Pers dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Sekitar 2.283 kuota beasiswa ini masih terbuka. Anggota Dewan Pers Agus Sudibyo mengatakan animo jurnalis untuk mengikuti program ini tinggi. Pendaftar mencapai 4.963 orang sejak […]