Apindo: Ada Investor Pakai Lahan 10 Ha Cuma Serap 10 Pekerja

Farah

Apindo mencatat investasi padat karya ke Indonesia semakin menurun. Sementara, tren investasi padat modal meningkat.

Jakarta, Indonesia —

Ketua Komite Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Aloysius Budi Santoso menyatakan investasi padat karya yang masuk ke Indonesia mengalami tren penurunan. Bahkan, satu perusahaan data center disebut memakai lahan 10 hektare (ha) tapi hanya menyerap tenaga kerja sebanyak 10 orang.

“Saya tidak perlu sebut namanya, tapi dia adalah data center. Penyerapan lahan cukup besar, tapi penyerapan tenaga kerjanya kita bisa surprise, ya, itu cuma sekitar 10 orang. Itu yang langsung, ya, tentunya kalau security dan sebagainya akan outsource,” jelas Aloysius dalam video conference yang digelar Apindo, Selasa (15/12).

Gejala tersebut telah terlihat bahkan sebelum pandemi covid-19 di mana investasi yang banyak masuk merupakan investasi padat modal, terutama di bidang investasi high technology.




Akibatnya serapan tenaga kerja semakin sedikit lantaran perusahaan yang baru dibangun tak membutuhkan banyak orang. Padahal, penggunaan lahan yang dipakai oleh perusahaan padat modal tersebut luas.

“Jadi beberapa industri yang masuk tahun lalu dan tahun ini itu kebanyakan yang orientasinya lebih ke high tech atau yang sering disebut sebagai industri data center,” ucapnya.

Sementara itu, total penyerapan lahan industri padat karya sendiri mulai mengalami penurunan. “Tahun lalu di sekitar Jabodetabek dan Karawang (penyerapannya) sekitar 350 hektar. Tahun ini hanya kurang lebih 120 hektar,” terangnya.

Seperti diketahui, industri padat karya berbasis teknologi rendah masih sangat diperlukan Indonesia mengingat minimnya kualitas SDM yang ada di Indonesia.

[Gambas:Video ]

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 57,5 persen angkatan kerja merupakan lulusan SD dan SMP; 30 persen lulusan SMA/SMK; serta 12,4 persen sisanya merupakan lulusan Diploma dan Sarjana.

Indonesia.com mencoba menghubungi Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dan Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal BKPM Ikmal Lukman untuk meminta konfirmasi terkait rendahnya serapan tenaga perusahaan data center. Namun, keduanya belum memberikan tanggapan.

Lihat juga:

Pengusaha Minta Negara Beri Vaksin Gratis ke Semua Warga

(hrf/sfr)


Next Post

Fahri Hamzah Wanti-wanti Jokowi Dikelilingi Orang Tak Jujur

Jakarta, Indonesia — Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah meminta Presiden Joko Widodo berhati-hati pada orang-orang di sekelilingnya yang tidak jujur sehingga menyebabkan krisis ekonomi-politik di Indonesia. Fahri mengatakan, orang-orang di sekitar Jokowi sedang berlomba saling merebut jabatan untuk kepentingan pribadi. Sehingga Jokowi harus selektif dan mencari informasi yang benar untuk […]