Breaking News in Indonesia

Angkot Tabrak Pemotor Hingga Tewas, Sopir Jadi Tersangka

Kab. Bandung, Indonesia —

Polisi menetapkan Yoga Ardianto (YA), sopir angkot di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang menabrak pengendara motor hingga meninggal dunia sebagai tersangka.

Kapolresta Bandung Kombes Hendra Kurniawan menyatakan YA telah ditetapkan menjadi tersangka dengan ancaman maksimal hukuman 9 tahun penjara.

“Untuk tersangka YA saat ini secara resmi telah dilakukan penahanan. Pasal 310 ayat 4 junto Pasal 312, ancaman 6 tahun penjara dan 3 tahun penjara. Ancaman maksimal 9 tahun penjara,” kata Hendra, Senin (31/5).

Tersangka YA terlebih dulu mendapatkan perawatan sebelum ditetapkan tersangka. Ia dirawat karena mengalami luka memar seusai diamuk massa yang dipicu oleh perbuatannya menabrak warung sate dan sejumlah pengendara.

“Sebelumnya kami lakukan perawatan terlebih dahulu. Saat ini sudah dapat berkomunikasi dengan baik saat dimintai keterangan,” ucap Hendra.

Hendra memastikan bahwa sopir tersebut mengendarai angkot dengan ugal-ugalan ketika membawa enam penumpang. Namun, para penumpang dalam keadaan baik-baik saja.

Selain itu, pihaknya masih menunggu hasil laboratorium terkait dugaan sopir tersebut mengemudi dalam keadaan mabuk atau tidak.

“Saat ini kami tengah melakukan pemeriksaan dugaan mabuk. Dan hasilnya masih menunggu dari laboratorium,” kata dia.

Sebelumnya, sebuah angkot menabrak warung sate dan sejumlah pengendara terjadi pada Sabtu (29/5) sore sekitar pukul 15.45 WIB. Mulanya, angkot bernopol D-1961-EY jurusan Cibaduyut-Cangkuang tersebut disewa untuk menuju daerah Kertasari.

Ketika sampai di Kertasari, angkot yang dikemudikan oleh Yoga Ardianto dan kernetnya itu diserempet oleh truk dan mengenai spion. Tak terima, Yoga memutar balik kendaraannya untuk mengejar truk itu.

Akan tetapi sampai di daerah Pacet, angkot yang melaju cepat itu menabrak kendaraan roda dua.

Baca juga:

8 Lokasi Kawasan Tanpa Rokok Bandung, Pelanggar Bisa Didenda

Yoga kemudian sempat viral di media sosial sedang dikejar oleh beberapa warga hingga akhirnya menjadi bulan-bulanan warga.

Saat terjadi kejar-kejaran, sopir angkot tersebut memacu kendaraannya sampai wilayah Kecamatan Baleendah. Di sanalah, dia menabrak dua kendaraan roda dua dan sebuah warung sate.

Satu orang pengendara yang merupakan PNS bernama Sutarno, warga Kecamatan Regol, Kota Bandung, tewas dalam kejadian itu. 

(hyg/fjr)

[Gambas:Video ]