Angka Kematian karena Covid-19 Jawa Tengah Dekati Jakarta

Farah

Angka kematian akibat virus corona di Jawa Tengah dan DKI Jakarta hanya selisih 6 hingga Jumat (25/12)..

Jakarta, Indonesia —

Angka kematian pasien positif virus corona (Covid-19) di Provinsi Jawa Tengah kini makin mendekati Provinsi DKI Jakarta berdasarkan data per hari ini, Jumat (25/12).

Berdasarkan data dari Satgas Covid-19, angka kumulatif kematian di Jakarta berjumlah 3.153 orang. Sementara di Jawa Tengah berjumlah 3.147 orang. Artinya, angka kematian akibat Covid-19 di Jawa Tengah hanya selisih 6 orang dengan DKI Jakarta.

Merujuk data Sargas Covid-19 Jawa Tengah, terdapat 10 wilayah dengan angka kematian tertinggi di Jateng, yaitu Kota Semarang dengan 994 kasus kematian, Demak 360, Kudus 350, Jepara 208 dan Wonosobo 195.

Disusul Kendal dengan 151 kematian, Banyumas 124 kasus, Magelang 99, Kebumen 60 kasus dan Cilacap 74 kasus.

Jateng juga sempat memecahkan rekor kasus kematian akibat virus corona di Indonesia pada 20 Desember 2020 lalu.

Data Satgas Penanganan Covid-19, dari total penambahan 221 kematian, angka kematian tertinggi disumbang Provinsi Jawa Tengah dengan 73 kasus.

Selain itu, angka pasien terinfeksi virus Corona harian di Jateng bertambah 911 orang pada Jumat (25/12). Dengan demikian, angka kumulatif kasus positif corona di Jateng sejak diumumkan Maret 2020 lalu sebanyak 76.137 orang.

Jateng sendiri merupakan salah satu daerah destinasi wisata tujuan di Pulau Jawa pada liburan akhir tahun 2020. Pemerintah lantas mewajibkan hasil negatif rapid test antigen sebagai syarat masuk beberapa wilayah Jateng.

Lihat juga:

10 Bulan Pandemi, Kasus Corona Indonesia Tembus 700 Ribu

(rzr/bmw)

[Gambas:Video ]


Next Post

FOTO: Melihat Titik Ledakan saat Natal di Nashville AS