Amien Rais Temui Jokowi Minta Pengadilan HAM Kasus Laskar FPI

Farah

Jakarta, Indonesia —

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, Keamanan Mahfud MD menyatakan Amien Rais dkk yang tergabung dalam Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Selasa (9/3).

Amien dkk meminta kepada Jokowi agar membawa kasus penembakan yang menewaskan 6 laskar FPI itu ke Pengadilan HAM karena dinilai sebagai bentuk pelanggaran HAM berat.

“Tujuh orang yang diwakili Pak Amien dan Marwan menyatakan keyakinan telah terjadi pembunuhan terhadap 6 laskar FPI dan mereka meminta agar ini dibawa ke Pengadilan HAM karena pelanggaran HAM berat,” ujar Mahfud dalam konferensi pers.

Mahfud menuturkan, mereka meminta agar ada penegakan hukum sesuai ketentuan dan perintah Tuhan bahwa hukum itu adil.
Menurutnya, pertemuan hanya berlangsung kurang lebih 15 menit secara singkat dan serius.

“Hanya itu yang disampaikan mereka karena mereka yakin telah terjadi pembunuhan yang melanggar HAM berat, bukan pelanggaran HAM biasa,” katanya.

Lihat juga:

18 Anggota TP3 Penembakan Laskar: Amien Rais Hingga Eks KPK

Sebelumnya, TP3 membentuk petisi yang bertajuk ‘Petisi Rakyat untuk Penuntasan Peristiwa Pembunuhan Enam Laskar FPI oleh Aparat Negara’. Petisi itu diklaim sudah ditandatangani oleh 130 tokoh.

Petisi itu menuntut Presiden Jokwi ikut bertanggungjawab atas tindakan sewenang-wenang aparat negara dalam peristiwa penembakan 6 laskar FPI. Petisi itu juga mendesak Jokowi memerintahkan Kapolri memberhentikan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran sebagai anggota Polri.

“Sehingga proses hukum kasus pembunuhan enam anggota Laskar FPI dapat dilakukan secara obyektif, terbuka, dan berkeadilan,” tulis petisi poin ketiga.

(dhf/pris)

[Gambas:Video ]


Next Post

Piala Menpora: Marc Klok Sedih Evan Dimas Gabung Bhayangkara

Jakarta, Indonesia — Gelandang Persija Jakarta, Marc Klok mengaku sedih dengan keputusan Evan Dimas yang resmi pindah ke Bhayangkara Solo FC jelang turnamen pramusim Piala Menpora 2021. Meski begitu, pemain naturalisasi asal Belanda itu mengaku paham dengan kondisi yang terjadi saat ini. Ke depannya dia berharap dapat kembali bersama dalam satu tim dengan […]