Akhyar Nasution: Belum Tentu Sosok Baru Paham Kondisi Medan

Farah

Calon Wali Kota Medan nomor urut 01, Akhyar Nasution mengisahkan keinginannya untuk tetap maju Pilkada Medan meski banyak perlawanan berat yang harus dihadapi.

Medan, Indonesia —

Calon Wali Kota Medan nomor urut 01, Akhyar Nasution mengisahkan keinginannya untuk tetap maju dalam pilkada meski banyak perlawanan berat yang harus dihadapi.

“Awalnya saya tidak terlalu berambisi untuk maju, tapi saya merasa terpanggil untuk bisa membenahi Kota Medan,” kata Akhyar saat menerima kunjungan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) di kediamannya, Jalan Intertip, Kota Medan, Selasa (29/9).

Akhyar menegaskan bukan tidak yakin dengan yang muda, tapi harusnya yang wajar. Sebab belum tentu sosok baru dan masih begitu muda bisa memahami kondisi Medan yang kompleks. Selain itu, dia pun menuturkan hal yang kemudian menguatkan tekadnya bertarung dalam Pilwako Medan 2020.

“Setidaknya, ada oligarki dan keangkuhan yang akan kita lawan di sini. Itu alasan kuat kenapa saya maju dan menolak tawaran empuk dari sejumlah pihak,” ujar mantan kader PDIP tersebut.

Di sisi lain, Akhyar mengisahkan bagaimana pengorbanan yang dilakukan mitranya dalam Pilwako Medan, Salman Alfarisi. Salman yang merupakan kader PKS, kata Akhyar, sampai rela melepas jabatannya sebagai Wakil Ketua DPRD Sumut.

“Kalau secara jabatan publik, pengorbanan Salman luar biasa. Karena periode jabatan sebagai dewan dan wakil walikota sama akan berakhir pada 2024,” sebut Akhyar yang juga sebelumnya Wakil Wali Kota Medan tersebut.

Menurut Akhyar memperbaiki Kota Medan secara menyeluruh tentu tidak bisa dilakukan. Namun begitu, semua akan berjalan dengan bertahap dan terstruktur.

“Yakin semua ada masanya, tinggal menunggu saja karena juga ada disebutkan dalam ayat Alquran, Wal Asri, Demi Masa,” sebutnya.

Lihat juga:

Dana Awal Kampanye: Mantu Jokowi Rp50 Juta, Akhyar Rp1,1 Juta

Sambung Akhyar, tidak semua pembangunan bisa dilakukan secara mekanisme, melainkan ada yang harus dilakukan secara pendekatan kultur dan budaya.

“Untuk itu lewat dukungan semua pihak, AMAN (Akhyar-Salman) akan berhasil merebut hati rakyat dan kembali memimpin Kota Medan,” janjinya.

Diketahui, Akhyar Nasution berpasangan dengan Salman Alfarisi maju Pilkada Medan. Dalam Pilwako Medan, Pasangan nomor urut 1 ini hanya diusung Partai Demokrat dan PKS.

Mereka akan melawan menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution yang berpasangan dengan politikus Gerindra, Aulia Rachman, dengna nomor urut 2. Bobby – Aulia didukung banyak parpol antara lain PDIP, Gerindra, Golkar, NasDem, PPP, PAN, Hanura, PSI, dan Gelora.

(fnr/kid)

[Gambas:Video ]

Next Post

Luhut Perintahkan BPJS Percepat Pembayaran Klaim Pasien Covid

Jakarta, Indonesia — Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan memerintahkan kepada BPJS Kesehatan untuk mempercepat pembayaran klaim perawatan pasien covid-19. Permintaan ia sampaikan saat memimpin rapat koordinasi percepatan penyelesaian klaim biaya perawatan pasien Covid 19 di Jakarta, Selasa (29/9) kemarin. Luhut yang juga Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional mengatakan perintah percepatan ia […]