9 Jenis Ikan Hias Air Tawar yang Mudah Dipelihara

Farah

Memelihara ikan hias kini tengah menjadi tren. Terdapat sejumlah jenis ikan hias air tawar yang mudah untuk dipelihara.

Jakarta, Indonesia —

Memelihara ikan hias di akuarium memberikan manfaat bagi kesehatan, seperti mengurangi stres dan menurunkan tekanan darah. Bagi Anda yang tidak ingin dipersulit dengan printilan pada akuarium, bisa memilih ikan hias jenis air tawar.



Jenis ikan hias air tawar relatif lebih mudah dipelihara ketimbang ikan hias air asin. Selain itu, ikan hias air tawar lebih banyak pilihan dengan warna menarik dan unik.



Jenis Ikan Hias Air Tawar yang Mudah Dipelihara

Berikut sejumlah ikan hias air tawar yang bisa jadi pilihan Anda memulai hobi memelihara ikan hias:


1. Ikan Mas

Ilustrasi Makanan IkanIlustrasi: Ikan mas merupakan pilihan ikan hias air tawar yang mudah dipelihara (Foto: peter67/Pixabay)


Ikan mas atau goldfish (carassius auratus) bisa menjadi pilihan yang tepat bagi pemula. Dikutip melalui thesprucepets.com, ada berbagai jenis ikan mas yang dapat dipelihara dalam akuarium seperti komet, sarasa dan shubunkin.



Ikan mas komet biasanya berawarna putih, oranye, emas atau hitam. Mereka bisa tumbuh panjang hingga mencapai 35 cm atau seukuran piring makan besar, sementara sarasa dan shubunkin cenderung tetap kecil dan maksimal tumbuh sekitar 20 hingga 25 cm.


Anda membutuhkan 20 galon air per ikan untuk memulainya. Saat ikan mas semakin besar, mereka harus dipindahkan ke tempat yang lebih besar.

Secara umum ikan mas bukanlah jenis ikan pengubah pakan yang baik sehingga dapat menghasilkan lebih banyak limbah. Saat ukurannya semakin besar, maka perlu untuk mengganti jenis diet pelet untuk mengurangi limbah pakan.



2. Cupang

Two Siamese fighting fish also known as Plakad or Betta fish swim in adjasent aquariums at the International Plakad Competition in Bangkok on September 6, 2020. (Photo by Mladen ANTONOV / AFP)Ilustrasi: Ikan cupang tersedia dalam banyak warna, termasuk ikan yang mudah untuk dipelihara. (Foto: AFP/MLADEN ANTONOV)


Ikan cupang yang juga dikenal dengan ikan aduan siam merupakan salah satu pilihan bagi pemula untuk memelihara ikan hias. Daya tarik dari ikan hias air tawar kecil ini adalah ragam warna indah yang dimilikinya.



Dilansir dari petlandtexas.com, ikan cupang dikenal dengan sifatnya yang sangat teritorial dan agresif terutama ikan jantan. Maka dari itu, hindari menempatkannya dengan ikan yang tampak serupa seperti ikan guppy atau cere.


3. Guppy

ikan guppyIlustrasi: Ikan guppy bisa jadi pilihan ikan yang mudah dipelihara (Foto: istockphoto/isoft)


Ikan guppy merupakan spesies ikan yang mudah dirawat bagi seorang pemula. Mereka mudah dipelihara tetapi cenderung cepat berkembang biak satu sama lain apabila jenis kelamin tidak dipisahkan.



Mereka memiliki berbagai warna. Ikan guppy lebih mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi air dan sifatnya lincah.

Penting untuk menjaga suhu air tetap konsisten sekitar 10-29 derajat celcius agar tetap hidup dengan baik dalam akuarium.



4. Neon Tetra


Ikan neon tetra (paracheiron innesi) berukuran kecil dan memiliki warna cerah. Garis berwarna biru cerah dan merah membuat akuarium terlihat lebih hidup.

Neon tetra cenderung mudah beradaptasi dan memiliki ukuran tubuh yang kecil.

Hal tersebut membuat ikan neon tetra tidak mudah menurunkan kualitas air. Ukuran panjang ikan ini hanya 1-3 centimeter.



Ikan jenis ini lebih sering berkelompok 3-5 ikan. Selain itu, ikan neon tetra juga mudah berkembang biak. Ikan ini perlu diawasi saat musim kawin, bisa saja terjadi perkawinan sedarah yang melahirkan keturunan yang kurang sempurna, seperti kehilangan operkulum (penutup insang), mulut asimetris, atau sirip yang cacat.



[Gambas:Instagram]

5. Platy


Ikan platy merupakan jenis ikan yang sangat tenang. Jenis ikan ini memiliki banyak varietas dan memiliki warna yang berbeda.



Dalam hal pakan, ikan platy tidak pemilih. Mereka dapat memakan semua jenis makanan serpihan serta pakan yang dibekukan.



[Gambas:Instagram]

6. Angelfish

angelfishIlustrasi: Anglefish termasuk ikan air tawar yang mudah dipelihara (Foto: istockphoto/TatianaMironenko)


Angelfish termasuk anggota keluarga cichlid yang merupakan jenis ikan tawar populer. Ikan ini dapat tumbuh panjang hingga 18 cm dan tinggi 20 cm.

Ikan ini memiliki berbagai warna dan pola.

Angelfish dapat memakan tumbuhan dan hewan lain seperti serangga kecil dan udang, maka dari itu harus dijauhkan dengan ikan kecil. Ikan ini bisa menjadi teritorial dan agresif meskipun tidak setingkat dengan ikan cupang.



7. Zebrafish


Ikan zebrafish memiliki ciri khas dengan garis horizontal di sepanjang tubuhnya. Ikan jenis ini tidak menyukai air dengan suhu tropis, mereka cenderung nyaman dengan air dengan suhu ruangan sekitar 21 derajat celcius.



Zebrafish ini memiliki banyak warna dan sirip yang panjang. Untuk merawat ikan ini, Anda tidak perlu repot terus-menerus untuk mengawasi suhu air. Ikan ini memakan pelet atau serpihan mikro yang standar.

[Gambas:Instagram]



8. Molly


Ikan molly berukuran kecil dan tidak bersifat agresif. Ikan ini bisa dimasukkan ke dalam daftar ikan hias yang mudah dipelihara. Ikan ini dapat tumbuh sepanjang 7-10 cm.



Molly termasuk ikan yang bersifat omnivora, yang dapat memakan tumbuhan dan hewan lainnya. Seperti ikan guppy, ikan molly mudah berkembang biak jika tidak ingin memilik banyak ikan bisa dipisahkan jenis kelaminnya.



[Gambas:Instagram]

9. Rainbowfish


Seperti namanya, ikan rainbowfish memiliki warna yang cerah. Warna yang mereka miliki tidak mudah pecah saat mereka tumbuh besar.



Ikan ini bersifat pemalu, biasanya bisa damai dengan ikan lainnya di dalam akuarium. Rainbowfish bisa disatukan dengan ikan neon tetra dan ikan barb.

[Gambas:Instagram]

Lihat juga:

Manfaat Punya Hewan Peliharaan untuk Kesehatan Mental


Demikian dengan jenis ikan hias air tawar yang mudah dipelihara. Anda sebagai pemula tidak perlu bingung lagi untuk memulai memelihara ikan hias dalam akuarium. 

(auz)

[Gambas:Video ]

Next Post

BEM SI soal Surat Dikbud: Ini Bukan Penghalang Tolak Ciptaker

Jakarta, Indonesia — Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mengkritik surat edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang menginstruksikan para rektor mengimbau mahasiswa tidak mengikuti demonstrasi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.  Koordinator Isu Pendidikan Tinggi BEM SI, Fakhrul Firdausi, menegaskan, imbauan itu tak akan menjadi penghalang bagi para […]