Breaking News in Indonesia

7 Sahabat Nabi yang Pertama Masuk Islam

Jakarta, Indonesia —

Sahabat nabi adalah orang-orang yang memiliki kedekatan dengan Rasulullah SAW, baik yang berasal dari hubungan kerabat maupun sahabat.

Di antara banyak orang dekat di sekeliling Rasulullah, terdapat sahabat nabi yang pertama masuk Islam. Mereka disebut sebagai golongan assabiqunal awwalun, atau pemeluk Islam pertama mendahului orang-orang yang lainnya.

Para sahabat nabi ini mengenal dan memeluk Islam pada masa penyebaran Islam pertama kali di Mekkah. Saat itu, para sahabat nabi jumlahnya masih sedikit dan rata-rata berasal dari golongan miskin dan lemah.

Berikut nama-nama sahabat nabi yang pertama masuk Islam.

ILUSTRASI KISAH NABI - NABI LUTHFoto: Indonesia/Fajrian
Ilustrasi. Sahabat nabi yang pertama masuk Islam.


1. Abu Bakar Ash-Siddiq

Abu Bakar adalah sahabat nabi pertama yang masuk Islam. Abu Bakar juga merupakan mertua sekaligus khalifah pertama sepeninggal Rasulullah.

Nabi Muhammad SAW memberinya gelar Ash-Shiddiq yang artinya ‘yang berkata benar’ setelah Abu Bakar masuk Islam dan membenarkan peristiwa Isra Miraj yang diceritakan Nabi kepada para pengikutnya.

Sebagai pemeluk Islam pertama, Abu Bakar memiliki peran besar dalam mengajak dan mengislamkan banyak orang yang di kemudian hari menjadi tokoh-tokoh penting dalam sejarah Islam.


2. Ali bin Abi Thalib

Secara silsilah, Ali adalah sepupu dari Nabi Muhammad. Pernikahan Ali dengan Fatimah az-Zahra menjadikannya sebagai menantu Nabi Muhammad.

Sejak kecil hingga dewasa, Ali diasuh oleh Nabi Muhammad bersama istrinya, Khadijah. Didikan langsung dari Nabi mengenai Islam membuat Ali tumbuh menjadi seorang pemuda yang cerdas, bijak, dan berani.

Meski usianya terbilang muda bila dibandingkan sahabat utama Nabi yang lain, Ali banyak terlibat pada masa kenabian.


3. Sa’ad bin Abi Waqqash

Sa’ad bin Abi Waqosh masih berusia 20 tahun ketika memutuskan untuk masuk Islam. Hal tersebut menjadikannya golongan orang pertama masuk Islam dari kalangan pemuda.

Sa’ad tertarik terhadap Islam dan memutuskan menjadi seorang muslim atas ajakan Abu Bakar As-Shidiq yang dikenal sebagai sosok ramah dan sabar.

Keislaman Sa’ad sempat ditentang keras oleh keluarganya. Namun dengan kekuatan dan keteguhan iman, Sa’ad menyebut kecintaannya pada Allah dan Rasulullah jauh lebih besar.

Lihat juga:

Nama-Nama Sahabat Nabi Muhammad Beserta Asal-usulnya


4. Zaid bin Haritsah

Zaid bin Haritsah merupakan orang pertama yang masuk Islam dari kalangan hamba sahaya. Setelah dibebaskan, Zaid kemudian diangkat menjadi anak oleh Rasulullah.

Selama perjuangan Rasulullah, Zaid senantiasa setia mendampingi Rasulullah, baik ketika berada di Mekkah maupun ketika hijrah di Madinah. Ia turut dalam setiap pertempuran dan pada akhir hayatnya ia menjadi panglima perang dalam Pertempuran Mu’tah.


5. Ustman bin Affan

Ustman bin Affan masuk Islam pada masa awal masuknya Islam ke Mekkah. Masuknya Ustman ke agama Islam sempat membuat marah sukunya, Bani Ummayyah, yang sangat menentang ajaran Nabi Muhammad.

Sama seperti dua pendahulunya, Utsman termasuk salah satu sahabat utama Nabi Muhammad dan menjadi khalifah ketiga setelah masa kepemimpinan Umar.


6. Zubair bin Awwam

Zubair bin Awwam adalah sahabat sekaligus sepupu Nabi Muhammad SAW. Ibu Zubair, Shafiyyah binti Abdul Muthalib merupakan adik perempuan dari Abullah bin Abdul Muthalib, ayah Rasulullah.

Sementara ayah Zubair, Awwam bin Khuwailid merupakan kakak laki-laki Khadijah, istri Rasulullah.

Zubair menjadi Muslim pada usia 15 tahun dan termasuk yang dijanjikan surga. Ia adalah prajurit Muslimin pemberani yang memimpin pasukan dalam banyak peperangan.


7. Thalhah bin Ubaidillah

Sahabat Nabi yang pertama masuk Islam selanjutnya adalah Thalhah bin Ubaidillah. Ia masuk Islam di awal-awal Islam datang ke Mekkah.
Thalhah merupakan sepupu dari Abu Bakar As-Shidiq, sekaligus suami dari Hammamah binti Jahsy, sepupu Rasulullah.

Dalam pertemuannya dengan Rasulullah, Thalhah menjadi seorang muslim usai mengucapkan dua kalimat syahadat.

Thalhah dikenal atas pengorbanannya pada Perang Uhud dalam melindungi Nabi Muhammad. Ia menggunakan dirinya menjadi perisai untuk menghalau panah yang diarahkan ke diri Rasulullah.

Lihat juga:

10 Sahabat Nabi Muhammad yang Dijamin Masuk Surga

(fef)

[Gambas:Video ]