7 Manfaat Jahe: Jaga Imunitas hingga Turunkan Berat Badan

Farah

Tak hanya sebagai rempah-rempah, jahe merupakan tanaman obat yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Jakarta, Indonesia —

Tak hanya sebagai rempah-rempah, jahe merupakan tanaman obat yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan tubuh. Manfaat jahe begitu beragam, mulai dari meningkatkan imunitas hingga menurunkan berat badan.

Jahe mengandung gingerol, senyawa bioaktif yang sudah terbukti memiliki banyak manfaat untuk tubuh.

Berikut manfaat jahe untuk kesehatan, melansir Healthline.

1. Meningkatkan imunitas tubuh

Kandungan gingerol pada jahe dapat meningkatkan imunitas tubuh. Gingerol terbukti memiliki efek anti-inflamasi dan antioksidan yang dapat melawan radikal bebas.

Selain itu, gingerol juga menurunkan risiko infeksi. Studi menunjukkan, ekstrak jahe dapat menghambat pertumbuhan berbagai jenis bakteri. Jahe juga efektif melawan bakteri mulut dan melawan virus penyebab penyakit pernapasan.

2. Mengobati mual

Jahe dapat mengobati rasa mual yang muncul, terutama rasa mual dan muntah pada ibu hamil.

Konsumsi jahe juga membantu meredakan mual dan muntah pada orang yang menjalani operasi tertentu dan kemoterapi. Studi menunjukkan, 1-1,5 gram jahe dapat membantu mencegah berbagai jenis mual.

3. Menurunkan berat badan

Jahe juga baik dikonsumsi bagi Anda yang ingin mengurangi berat badan. Studi mendapati suplemen jahe secara signifikan dapat mengurangi berat badan dan rasio pinggang-pinggul.

Lihat juga:

Cara-cara Alami Mengatasi Beragam Jenis Rasa Sakit Ringan

Studi pada 2016 terhadap 80 wanita dengan obesitas menunjukkan jahe dapat membantu menurunkan indeks massa tubuh (BMI) dan kadar insulin darah. Kadar insulin darah yang tinggi dikaitkan dengan obesitas.

Jahe mampu membantu meningkatkan jumlah kalori yang dibakar oleh tubuh sehingga menurunkan berat badan lebih baik.

4. Menurunkan gula darah

Jahe juga dapat menurunkan gula darah secara signifikan sehingga baik dikonsumsi untuk orang dengan diabetes. Studi menunjukkan, jahe dapat mengurangi kadar gula darah puasa hingga 12 persen.

5. Mengobati gangguan pencernaan kronis

Gangguan pencernaan kronis ditandai dengan rasa sakit dan tidak nyaman yang berulang pada perut bagian atas. Terlambat makan dan perut kosong dalam waktu yang lama disinyalir menjadi penyebab utama gangguan pencernaan.

Konsumsi jahe dapat meredakan gangguan pencernaan. Sifat anti-inflamasi pada jahe juga ampuh mengurangi rasa sakit.

Lihat juga:

Jahe Merah Akan Diuji Klinis sebagai Immunomodulator Covid-19

6. Menurunkan kolesterol

Jahe juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) yang tinggi. Kolesterol yang tinggi terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

Studi pada 2018 menunjukkan, konsumsi bubuk jahe setiap hari dapat menurunkan kadar kolesterol LDL sebesar 17,4 persen selama periode tiga bulan.

7. Mengatasi osteoartritis

Osteoartritis (OA) adalah degenerasi sendi di tubuh yang menyebabkan gejala seperti nyeri sendi dan kekakuan. Sebuah literatur menunjukkan, konsumsi jahe dapat mengurangi rasa sakit dan kecacatan yang signifikan.

Untuk mendapatkan manfaat ini, jahe dapat dikonsumsi secara segar, dikeringkan, atau dijadikan bubuk.

(ptj/asr)

[Gambas:Video ]

Next Post

FOTO: Final Ideal Djokovic vs Nadal Masih Terjaga