5 Tanda Awal Penyakit Diabetes yang Patut Diwaspadai

Farah

Jakarta, Indonesia —

Selain menjadi sajian yang menggugah selera, makanan manis yang mengandung gula memang dibutuhkan tubuh sebagai energi.

Namun, ketika kadar gula melewati tingkat tertentu, itu bisa menghasilkan hiperglikemia, yang biasa disebut gula darah tinggi atau diabetes.

Diabetes dapat merusak organ tubuh dan menyebabkan banyak masalah kesehatan lainnya.

Pilihan Redaksi
  • Studi: Asupan Tinggi Fruktosa Ganggu Fungsi Sistem Imun
  • Menu Sarapan yang Perlu Dihindari Penderita Diabetes
  • Jenis Roti Terbaik dan Perlu Dihindari Penderita Diabetes

Ada beberapa gejala awal yang bisa terjadi pada diabetes. Sebelum terlambat, perhatikan tanda-tanda awal gejala penyakit diabetes sebagai berikut.

1. Kelelahan berlebihan

Jika Anda merasa kelelahan meski sudah istirahat dengan benar dan makan dengan sehat, itu bisa menjadi tanda diabetes.

Dikutip dari Times of India, penderita diabetes sering kali merasa dehidrasi dan kelelahan bahkan tanpa terlalu memforsir diri.

2. Sering buang air kecil

Ketika Anda memiliki gula darah tinggi, ginjal Anda tidak dapat menyaring gula dengan benar, yang menyebabkan gula menumpuk di dalam urin.

Hal ini menyebabkan seringnya buang air kecil. Ini juga dapat menyebabkan infeksi bakteri dan jamur.

Jika Anda menggunakan kamar mandi lebih sering dari biasanya, itu bisa menjadi tanda diabetes.

3. Berat badan turun

Jika Anda memiliki gula darah tinggi, tubuh Anda akan mulai menurunkan berat badan secara tidak terduga.

Ini terjadi karena tubuh Anda tidak dapat menggunakan glukosa secara efektif untuk memberi Anda energi.

Dengan demikian, ini mulai membakar lemak di tubuh Anda, yang dapat mengakibatkan penurunan berat badan secara tiba-tiba.

Jika Anda menurunkan berat badan tanpa berusaha, itu bisa menjadi tanda bahwa Anda penderita diabetes.

4. Kehilangan penglihatan

Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak penglihatan Anda. Ini dapat berdampak negatif pada kesehatan mata Anda dan meningkatkan risiko kehilangan penglihatan.

Perubahan penglihatan yang tiba-tiba tidak boleh dianggap enteng dan Anda harus berkonsultasi dengan dokter Anda.

5. Perubahan warna kulit

Resistensi insulin dapat menyebabkan pigmentasi kulit, terutama di sekitar leher, area persendian, dan tungkai. Kulit gelap yang tiba-tiba harus dikonsultasikan dengan dokter.

(agn)

[Gambas:Video ]


Next Post

Visi Baru BRI, Jadi Champion of Financial Inclusion pada 2025

Jakarta, Indonesia — Mendukung realisasi target pemerintah untuk meningkatkan indeks inklusi keuangan masyarakat hingga 90 persen pada 2023-2024 mendatang, BRI menetapkan visi menjadi The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia & Champion on Financial Inclusion pada 2025. Visi Champion of Financial Inclusion itu dicanangkan karena BRI menyadari keterkaitan antara […]