5 Kekuatan Spesial dalam Cerita One Piece

Farah

Berikut lima kekuatan spesial yang ada dalam cerita komik One Piece, dari Haki hingga Rokushiki.

Jakarta, Indonesia —

One Piece mungkin dikenal sebagai cerita tentang petualangan bajak laut, tapi dunia dan berbagai sistemnya menjangkau lebih dari sekadar senjata berupa pedang dan meriam.

Tiap karakter One Piece memiliki kekuatan unik, mulai dari pengendali cuaca hingga mengendalikan hal apapun sesuai keinginannya.

Berikut 5 kekuatan spesial yang dimiliki karakter One Piece, dihimpun dari CBR.

1. Haki

Haki adalah kekuatan unik yang hanya dapat diasah oleh beberapa karakter terkuat dan paling terlatih di dunia One Piece. Pemilik kekuatan ini memiliki kemampuan untuk merasakan energi spiritual dan mengalahkan musuh.

Haki dipisahkan menjadi tiga kategori dengan masing-masingnya ada tingkat penggunaan, sehingga dua pengguna mahir sekalipun mungkin tidak memiliki kekuatan yang sama.

Pertama Kenbunshoku Haki, di mana orang dapat memprediksi niat lawan mereka, merasakan keinginan semua makhluk hidup di sekitarnya, dan melihat ke masa depan.

Lihat juga:

5 Rekomendasi Film Akhir Pekan, Termasuk Mortal Kombat

Busoshoku Haki, di mana orang dapat meningkatkan kekuatan serangan mereka, mengeraskan tubuh mereka, dan memperkuat senjata mereka.

Dan Haoshoku Haki, di mana kekuatan ini memberikan kemampuan kepada pengguna untuk mengalahkan keinginan orang lain.

2. Voice of All Things

Kekuatan voice of all things ini merupakan kemampuan bawaan yang dimiliki sejumlah karakter dalam One Piece, di antaranya Shirahoshi, Kozuki Oden, Kozuki Momonosuke, Gol D. Roger, dan Luffy.

Kemampuan ini memungkinkan orang untuk mendengar suara-suara dari benda mati dan binatang. Mereka yang memiliki kekuatan ini biasanya tidak menyadari kemampuannya.

Lihat juga:

6 Film Komedi Terbaik Hollywood yang Lucu dan Menghibur

Putri Shirahoshi menjadi salah satu pemilik kekuatan ini, di mana ia berkomunikasi dan memerintah para Raja Laut. Raja Laut adalah ikan raksasa yang berkeliaran di perairan One Piece.

Kekuatan ini dianggap begitu besar untuk diakui sebagai senjata yang mampu menghancurkan dunia. Shirahoshi telah menyadari kekuatan ini dan mampu mengendalikannya.

3. Buah Iblis

Terdapat tiga buah iblis dalam One Piece yakni Zoan, Logia, dan Paramecia.

Jenis Zoan memiliki kemampuan berubah menjadi binatang, bagi yang memakan buah tersebut dapat berubah sesuai dengan apa yang terkandung di dalamnya.

Lalu Logia memiliki unsur elemen seperti api, air, petir, es, dan listrik. Sementara Paramecia, memiliki kemampuan berupa elemen murni seperti permen, karet, dan lainnya.

4. Pengendali Cuaca

Kemampuan untuk mengontrol cuaca telah menjadi elemen yang berpengaruh dan menghancurkan di seluruh One Piece.

Nami sampai saat ini telah menjadi manipulator cuaca paling terkemuka, menggunakan pengetahuannya yang tajam dan Clima Tact untuk mengeluarkan serangan berbasis cuaca pada musuh-musuhnya.

Namun, ada manipulasi cuaca lainnya dalam One Piece. Di antaranya Crocodile menggunakan bubuk tari untuk mengacaukan iklim alami Alabasta.

Lihat juga:

The Prison dan Film Gangster Korea yang Menegangkan

Ilmuwan Pulau Langit telah meneliti cara baru untuk memanen cuaca. Dan hingga kini, diyakini bahwa Monkey D. Dragon memiliki kontrol Buah Iblis terhadap cuaca atau, setidaknya, angin.

5. Rokushiki

Rokushiki merupakan gaya atau seni bela diri super spesial. Mereka yang menguasai Rokushiki akan memiliki kekuatan seratus orang.

Semakin tinggi levelnya, semakin kuat potensi masing-masing teknik. Sebagian besar pengguna memiliki variasi masing-masing teknik, termasuk memiliki kelenturan, kekuatan melompat untuk berjalan di udara, keuletan untuk menjadi seperti besi, kecepatan untuk berteleportasi, dan kekuatan untuk membuat setiap tendangan dan pukulan yang merusak.

Bagi mereka yang memiliki penguasaan mutlak dari semua hal di atas, ada juga gaya ketujuh yang tersembunyi yang dikenal sebagai Senjata Enam Raja.

(agn/bac)

[Gambas:Video ]

Next Post

Daftar Wilayah di Indonesia yang Berpotensi Terdampak La Nina

Jakarta, Indonesia — Anomali iklim La Nina saat ini terpantau berkembang di Samudra Pasifik Ekuator dan diperkirakan akan mencapai intensitas moderate hingga akhir 2020, sehingga perlu diwaspadai dampaknya ke wilayah Indonesia. La Nina diketahui membawa efek peningkatan curah hujan pada wilayah yang dilalui, berbeda dari El Nino yang membawa kekeringan. “Dampak […]