10 Jenis Ikan Hias Air Tawar Berukuran Kecil

Farah

Selain memiliki beragam jenis, bentuk, corak, dan warna, jenis ikan hias air tawar kecil cukup mudah perawatannya dan tak begitu menguras kantong.

Jakarta, Indonesia —

Memelihara ikan hias bisa jadi alternatif pengisi waktu luang yang tepat. Bagi pemula, bisa mencoba mulai jenis ikan hias air tawar kecil.

Media airnya pun mudah didapat sehingga memberi kemudahan ketika menguras dan mengisi ulang akuarium.

Selain memiliki beragam jenis, bentuk, corak, dan warna, ikan hias air tawar kecil cukup mudah perawatannya dan tak begitu menguras kantong.

Keunggulan lain, ikan hias kecil tak memerlukan ruang yang luas sehingga fleksibel diletakkan di mana saja, bahkan di apartemen atau kamar kos sekalipun.

Berikut 10 jenis ikan hias air tawar kecil yang cukup populer beserta panduan singkat memeliharanya.

1. Neon Tetra

[Gambas:Instagram]

Ikan hias yang memiliki nama latin Paracheirodon innesi ini banyak diminati oleh penggemar ikan hias air tawar. Ikan yang memiliki panjang maksimal 5 sentimeter ini memiliki warna yang unik, yang dapat terlihat meski dalam keadaan gelap, mengutip Fish Keeping World.

Spesies ikan ini relatif mudah dirawat lantaran hanya memerlukan air yang bersih dan tidak membutuhkan makanan khusus.

Biasanya penggemar ikan memelihara ikan ini dalam jumlah banyak agar menambah nuansa keindahan dalam akuarium.

2. Guppy

ikan guppyFoto: istockphoto/isoft
Guppy adalah jenis ikan hias air tawar kecil yang tak rewel perawatannya

Ikan guppy atau biasa dikenal dengan nama ikan cere merupakan spesies ikan air tawar yang banyak digemari di seluruh dunia. Pasalnya merawat ikan hias ini tidak sulit karena mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi air.

Ikan ini memiliki karakter warna cerah, namun pada bagian jantan memiliki warna yang cerah ketimbang betina. Panjang ikan ini hanya mencapai 35 milimeter saja.

Makanan untuk ikan yang benama latin Poecilia reticulata ini relatif mudah didapat. Cukup memberi pakan tabur yang dapat dibeli di penjual ikan hias sekitar Anda.

3. Ikan Molly

[Gambas:Instagram]

Molly merupakan ikan dengan spesies kecil dengan panjang maksimal 12 sentimeter. Ikan molly termasuk ikan yang gampang dipelihara lantaran memiliki kemampuan adaptasi yang baik di berbagai kondisi air.

Keunikan dari Black Molly ini tidak berkembang biak dengan cara bertelur, melainkan dengan cara melahirkan.

Ikan ini berasal dari perairan air tawar Meksiko dan memungkinkan untuk dipelihara sesuai dengan kondisi air di Indonesia.

4. Zebra

ilustrasi ikan hias zebraFoto: iStockphoto/MATTHIASRABBIONE
Danios zebra adalah jenis ikan hias air tawar kecil yang mudah stres jika kawanannya kurang dari 5 ekor

Danios Zebra atau yang biasa dikenal dengan nama ikan zebra ini merupakan jenis ikan yang unik. Memiliki warna yang menyerupai kulit zebra dan memiliki panjang maksimal 7 sentimeter.

Ikan ini hidup dengan habitat kawanan yang banyak. Apabila berkeinginan memelihara ikan ini disarankan membelinya paling sedikit 5 ekor. Hal ini untuk mengantisipasi stres pada ikan yang mengakibatkan ikan ini mati.

Ikan ini juga cukup mahir melompat. Jadi pastikan memasang penutup untuk menghalau ikan zebra keluar dari akuariumnya.

Lihat juga:

11 Jenis Tanaman Aquascape untuk Mempercantik Akuarium

5. Platy

[Gambas:Instagram]

Platy merupakan ikan yang punya beragam jenis warna. Selain cantik, ikan ini sangat mudah untuk dirawat.

Karakter ikan ini sama seperti kecil lain yang suka bergerombol. Platy juga sangat ramah dengan ikan air tawar lain seperti ikan guppy dan ikan molly.

Meskipun platy omnivora, ikan ini membutuhkan makanan hewani yang dominan. Anda dapat memberi asupan hewani untuk platy dengan memberinya cacing sutra atau pakan hewani lainnya.

6. Ikan Hias Air Tawar Kecil: Swordtail

[Gambas:Instagram]

Swordtail memiliki ekor yang menyerupai pedang. Tak ayal ikan ini dinamakan ikan pedang.

Ikan ini memiliki bentuk yang mirip dengan ikan platy dan guppy, namun dengan ukuran yang sedikit lebih besar yakni maksimal 13 sentimeter.

Swordtail berkembang biak dengan bertelur dalam perut dan melahirkan langsung dalam bentuk anak ikan (burayak). Apabila induk sudah melahirkan jangan lupa untuk memisahkannya karena induk ikan pedang seringkali memakan burayaknya sendiri.

7. Diskus

[Gambas:Instagram]

Ikan diskus memiliki bentuk seperti lingkaran namun pipih, ikan ini berasal dari perairan Sungai Amazon namun banyak dibudidayakan di berbagai belahan dunia. Diskus memiliki karakter warna yang cerah dan menyala.

Diskus merupakan hewan pemakan segala, namun lebih dominan memiliki sifat karnivora. Anda bisa memberi makan cacing darah atau cacing sutera.

Bagi Anda masih pemula, tidak disarankan untuk memelihara ikan ini karena diperlukan teknik-teknik khusus.

Lantaran nalurinya yang cukup agresif membuatnya tak cocok jika dicampur dengan ikan lain pada satu aquarium.

8. Corydoras

[Gambas:Instagram]

Ikan ini sudah cukup populer di kalangan pencinta ikan hias. Ikan yang memiliki ciri khas kumis pada mulutnya ini merupakan ikan yang ramah kepada ikan lain dan cenderung tidak agresif. 

Ini membuat corydoras sebagai ikan hias air tawar yang bisa dicampur dengan ikan jenis lainnya.

Bahkan Anda tidak harus memilikinya dalam jumlah banyak karena corydoras cukup soliter dan mampu hidup sendirian.

Memeliharanya pun tidak repot. Ia biasa mencari makanan di dasar aquarium. Tidak jarang dasar akuarium yang sudah ditata dengan rapi, dapat diacak posisinya oleh corydoras.

9. Goldfish

[Gambas:Instagram]

Goldfish biasa kita kenal dengan nama ikan mas hias merupakan jenis ikan yang sering dijumpai di aquarium pemula. Ikan mas banyak diminati lantaran kemudahan dalam merawat dan dikenal ramah terhadap ikan lain.

Makanan yang dibutuhkan hanya pakan tabur yang sering dijumpai pada pedagang ikan hias.

Ada banyak jenis ikan mas, apabila berminat untuk membudidayakan ikan ini cukup mencampurkan saja dengan ras lain. Hasilnya beragam dengan beberapa keunikan di ekor dan pada mata.

Kebanyakan orang memelihara ikan ini pada akuarium mangkuk seperti yang biasa digunakan untuk mengocok undian. Hal tersebut tidak dibenarkan dan membuat ikan mas tidak mendapatkan ruang yang cukup.

10. Anglefish

ilustrasi ikan hias anglefishFoto: iStockphoto/Marianne Purdie
Anglefish adalah jenis ikan hias air tawar kecil yang masih satu keluarga dengan ikan diskus

Anglefish atau ikan bidadari masih merupakan famili dari ikan discus dan memiliki ukuran maksimal 15 sentimeter

Walaupun memiliki warna dan bentuk yang unik, ikan ini bisa menjadi agresif apabila aquarium terlalu penuh dan ukurannya tidak besar. Namun secara umum, ikan ini merupakan ikan gerombol yang baik.

Sudah menentukan jenis ikan hias air tawar kecil mana yang akan Anda rawat? Namun sebelum memilih, sesuaikan dengan akuarium yang Anda miliki dan kriteria yang cocok bagi Anda.

Lihat juga:

Cara Ternak dan Budidaya Ikan Cupang untuk Pemula

(cha/fef)

[Gambas:Video ]

Next Post

BNPB Minta Peningkatan Kewaspadaan atas Covid-19

Jakarta, Indonesia — BNPB mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap potensi paparan Covid-19, mengingat jumlah kasus yang terus meningkat. Masyarakat juga diminta jujur dengan status positif virus corona yang menyerang imunitas tubuh. Doni Monardo Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional, […]