Warga Maluku Suspect Corona Pernah Dikarantina di Malaysia

Farah

Maluku, Indonesia — Seorang mahasiswi berinisial BN asal Desa Siftana, Tanimbar Selatan, Kabupaten Saumlaki, Maluku diisolasi lantaran diduga mengidap gejala virus corona. Sebelumnya, dia sempat dikarantina di Malaysia.

“Pihak rumah sakit menetapkan status BN (19) sebagai terduga virus Corona,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Saumlaki, Edwin Tomasoa, Kamis (13/2).

BN kuliah di jurusan komunikasi internasional di salah satu kampus di Malaysia. Saat virus corona merebak, salah satu teman asrama BN dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

BN dan teman-teman satu asrama lantas dikarantina oleh pemerintah Malaysia. Setelah itu, BN diperbolehkan pulang.

BN tiba di Indonesia melalui Medan pada 7 Februari lalu. Kemudian lanjut pulang ke kampung halaman di Saumlaki, Maluku.

Selama di rumah, BN mengeluh sakit yang mirip dengan gejala virus corona.

“Usai menjalani karantina dari pihak kesehatan Malaysia pasien diizinkan pulang ke Indonesia dan selama berada di kampung di Saumlaki pasien mengeluh sesak napas, batuk dan sakit di bagian belakang,” kata Edwin.

“Tim kesehatan langsung membawa pasien ke RSUD untuk mendapatkan penanganan,” tambahnya.

Tim kesehatan lalu mengambil spesimen atau usapan lendir dari kerongkongan BN dan dikirim ke Surabaya untuk diperiksa.

Lihat juga:

WN China Positif Corona ke Bali, Tempat Singgah Ditelusuri

[Gambas:Video ]

Lihat juga:

China Revisi Metode, Korban Tewas Virus Corona Jadi 1.357

Hingga kini, pemeriksaan masih dilakukan dan BN dikarantina di ruang isolasi. Aktivitasnya dibatasi hingga beberapa hari ke depan.

“Sambil menunggu hasil dokter dari Surabaya yang bersangkutan di karantina di ruangan isolasi selama 14 hari ke depan,”ujarnya.

Virus corona merebak dari China hingga ke beberapa negara. Saat ini, korban jiwa akibat virus tersebut sudah mencapai 1.357 orang. Sebagian besar korban meninggal dunia berada di China.

Sudah ada 1 WNI yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dia adalah pekerja asisten rumah tangga di Singapura yang tertular majikannya. Kini dia dirawat di rumah sakit.

Kementerian Kesehatan menyatakan sejauh ini belum ada kasus infeksi virus corona di Indonesia. Ada beberapa yang diduga, namun setelah diperiksa, gejala yang diidap bukan dari virus corona.

Pemerintah juga menjemput ratusan WNI dari Wuhan, China daerah asal virus corona. Mereka dikarantina di Natuna, Kepulauan Riau hingga 16 Februari mendatang sebelum diperbolehkan pulang.

Lihat juga:

WNI di Natuna Akan Dikumpulkan di Jakarta Sebelum Dipulangkan

(Sai/bmw)

Next Post

Panja Komisi III DPR Rapat Tertutup Jiwasraya dengan Kejagung

Jakarta, Indonesia — Panitia Kerja (Panja) Jiwasraya Komisi III DPR RI menggelar rapat perdana mengusut proses hukum terkait kasus Jiwasraya. Dalam rapat perdana, Panja memanggil Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai pihak yang menangani proses hukum kasus tersebut. “Rapatnya kami bikin rapat tertutup supaya penyidik tidak ragu-ragu untuk membuka apa yang bisa dibuka,” kata […]