Trump Ultimatum WHO dan Ancam Bekukan Bantuan Anggaran

Farah

Trump Ultimatum WHO dan Ancam Bekukan Bantuan Anggaran

Jakarta, Indonesia — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberi peringatan kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam waktu 30 hari supaya lembaga tersebut melakukan perubahan kebijakan dan sikap, jika tidak mengancam mempertimbangkan akan mundur dari keanggotaan dan membekukan seluruh bantuan anggaran.

Ultimatum tersebut surat sebanyak empat halaman tersebut, Trump juga menuduh lembaga itu kerap melakukan kekeliruan dalam mengambil keputusan terkait penanganan pandemi virus corona (Covid-19).

[Gambas:Twitter]

“Pada dasarnya dalam surat tersebut saya meminta mereka (WHO) melakukan perubahan sikap. Mereka harus berusaha menjadi lebih baik. Mereka harus lebih adil terhadap seluruh negara, termasuk Amerika Serikat, atau kami tidak akan mau lagi terlibat dengan mereka. Dan kami akan melakukannya dengan cara kami,” kata Trump dalam jumpa pers di Gedung Putih, Washington D.C., seperti dilansir Associated Press, Rabu (20/5).

Secara terpisah, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyatakan akan berjanji lembaga itu akan terus melakukan perubahan, bertanggung jawab dan terbuka.

“Memeriksa dan belajar ada di dalam DNA WHO. Di pengujung hari yang paling berharga dalam hidup adalah perbuatan dan perkataan kita,” kata Tedros, seperti dilansir .

Kemarin Trump mencibir kebijakan WHO dalam menghadapi pandemi virus corona, dan menuduh lembaga itu hanya menjadi boneka China.

Trump juga menolak berpidato di depan forum Majelis Kesehatan Dunia (WHA) secara telekonferensi.

“Nanti saya akan memberikan pernyataan kepada mereka (WHO). Saya pikir pekerjaan mereka sangat payah dalam beberapa waktu,” kata Trump dalam jumpa pers.

“AS menyumbang US$450 juta per tahun kepada mereka. China menyumbang US$38 juta setiap tahun. Dan mereka adalah boneka China. Mereka China-sentris. Mereka memberi kami saran yang sangat buruk. Mereka selalu salah dan malah berada di samping China,” kata Trump.

Trump juga kembali menyatakan China harus bertanggung jawab atas pandemi virus corona.

“China harus bertanggung jawab atas perbuatan mereka. Mereka sangat menyakiti dunia, dan menyakiti diri mereka sendiri, tetapi mereka sangat menyakiti dunia. Ya mereka harus bertanggung jawab,” ujar Trump.

Lihat juga:

AS Sebut WHO Gagal Tangani Corona

Trump mengklaim pemerintahannya mempunyai bukti bahwa virus corona adalah hasil rekayasa di laboratorium Institut Virologi Wuhan, China. Namun, China berkali-kali membantah tuduhan tersebut.

Menurut penelitian ilmiah, virus tersebut menular dari hewan kepada manusia. (ayp/ayp)

[Gambas:Video ]

Next Post

Komisi I DPR Beberkan Pekerjaan Berat KSAL dan KSAU Baru

Jakarta, Indonesia — Anggota Komisi I DPR Fraksi PPP Saifullah Tamliha membeberkan beberapa pekerjaan rumah (PR) berat yang harus diemban oleh Laksamana Yudo Margono sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) dan Marsekal Fadjar Prasetyo sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) yang baru dilantik. Diketahui, Yudo Margono dan Fadjar Prasetyo […]