Transisi New Normal, Pengunjung Pantai Anyer dan Carita Mulai Meningkat

Irene

Transisi New Normal, Pengunjung Pantai Anyer dan Carita Mulai Meningkat

Wisata pantai Anyer dan Carita mulai didatangi pengunjung dari berbagai daerah setelah sempat sepi setelah peristiwa tsunami dan pandemi Corona. Meningkatnya pengunjung terlihat sejak sepekan terakhir, di mana jalanan dan hotel dipenuhi kendaraan wisatawan.

Berdasarkan pantauan, beberapa jalan menuju kawasan pantai seperti jalan Palima – Cinangka, Serang – Pandegang, Jalan Lingkar Selatan Cilegon terlihat kendaraan berpelat nomor F (bogor), B (Jakarta) dan pelat nomor lainnya terlihat menuju kawasan pantai Anyer dan Carita.

General Manager Hotel Mutiara Carita, Alfansyah, mengatakan kondisi saat ini sudah mulai berdatangan pengunjung. “Alhamdulillah sudah ada kemajuan,” katanya, Sabtu (27/6).

Mengingat pengunjung yang bertambah dibandingkan sebelumnya, pengelola hotel tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Pengunjung wajib menggunakan masker dan mencuci tangan sebelum memasuki kawasan hotel.

Untuk menarik pengunjung, sejumlah pengelola hotel membanting harga, seperti yang dilakukan pengelola hotel Mutiara Carita pada bulan Juni-Juli 2020. Potongan harga besar-besaran itu cukup berhasil menarik pengunjung untuk datang.

Di tempat terpisah, pemilik Hotel Bulakan, Anyer, Suryo, mengatakan pihaknya terpaksa menurunkan harga untuk menarik pengunjung.

“Kita juga menurunkan harga agar menarik pengunjung. Hasilnya lumayan sudah ada 30% pengunjung yang datang, ” katanya.

Menurutnya, wisata pantai Anyer dan Carita sangat terpukul dengan kejadian Covid -19. Hotel miliknya sempat ditutup. Padahal kondisi pascatsunami belum juga pulih kala itu.

“Pendapatan saat Covid -19 sangat jeblok dan hari ini mulai tumbuh,” katanya.

Suryo berharap, pemerintah juga ikut mendorong mensosialisasikan kembali kondisi pantai Carita dan Anyer sebagai tempat tujuan wisata di Banten yang menarik dengan membuat event.

“Pemerintah harus ikut mempromosikan kembali,” katanya.

Meningkatnya pengunjung ke Anyer dan Carita membuat pedagang yang merupakan warga sekitar mulai terlihat kembali menjajakan dagangannya meskipun belum terlalu banyak. [lia]

Next Post

Polisi Tangkap 3 Muncikari Pekerjakan Anak di Bawah Umur Via Aplikasi Online

Unit Reskrim Polsek Koja berhasil menangkap tiga pelaku muncikari penyedia Pekerja Seks Komersial (PSK) lewat aplikasi online. Mereka terbukti melibatkan anak-anak di bawah umur dalam aksinya. “Ada tiga pelaku yang kita amankan, yaitu Dian Novianti, Kamsa Nur Cholis, dan Suryadi. Mereka memperdagangkan anak-anak di bawah umur,” kata Kapolsek Koja Komisaris […]