Seorang Kades di Kalsel Ditembak, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Irene

Seorang Kades di Kalsel Ditembak, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Kepala Desa Jirak, Kecamatan Pugaan, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Suriansyah (38) ditembak orang tidak dieknal. Polres Tabalong sudah mengantongi identitas pelaku penembakan dan saat ini masih terus melakukan penyelidikan di lapangan.

Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori menyampaikan, petugas masih melakukan pengejaran pascakasus penembakan di Desa Ampukung RT 1 Kecamatan Kelua yang menewaskan seorang kepala desa setempat, Rabu (24/6) malam.

“Kita sudah mengantongi identitas pelaku penembakan dan saat ini anggota masih dilakukan pengejaran,” ucap Muchdori kepada wartawan. Dikutip dari Antara, Jumat (26/6).

Sebelumnya korban ditemukan oleh sejumlah saksi mata tergeletak tidak bernyawa di sekitar jembatan Desa Ampukung.

Kejadian ini diketahui petugas Polsek Kelua sekitar pukul 22.00 WITA dan petugas gabungan beserta Inafis Satreskrim Polres Tabalong mendatangi lokasi kejadian, serta melakukan olah Tempat Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP).

Sementara, Kasatreskrim Iptu Matnur mengatakan hasil pemeriksaan tubuh korban ditemukan luka berupa lubang kecil di bagian dada sebelah kiri dan di lengan sebelah kiri.

“Untuk barang bukti yang diamankan sementara ini berupa senapan angin merek Sharp ACC Spesial bersama 10 butir amunisi kaliber 4,5 milimeter,” kata Matnur.

Terus dikatakannya, selain senapan angin polisi juga mengamankan satu lembar baju kaos warna biru milik korban, satu lembar sarung warna kombinasi kotak kotak hijau tua, satu unit sepeda motor dinas warna merah Nomor Polisi DA 6979 UBU dan satu unit hp milik korban.

“Kita berdoa saja agar kasus ini cepat terungkap dan pelaku pun cepat tertangkap, percayakan kasus ini kepada pihak kepolisian yang menanganinya,” tutur orang nomor satu di jajaran Polres Tabalong itu. [cob]

Next Post

Sempat Terombang-ambing di Laut, 94 Pengungsi Rohingya Dievakuasi ke Aceh

Sebanyak 94 pengungsi Rohingya diketahui telah berbulan-bulan terombang-ambing di laut lepas. Mereka kemudian diselamatkan oleh nelayan Aceh dan dievakuasi ke daratan dengan bantuan dari pemerintah daerah dan Basarnas setempat. “Kami sangat berterima kasih sudah mengevakuasi, setidaknya mereka aman di sini. Yang penting mereka terselamatkan dulu, diberi bantuan air minum, makanan, […]