Persebaya ke Semifinal dan City Dilarang di Liga Champions

Farah

Jakarta, Indonesia — Persebaya Surabaya tembus ke semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 hingga Manchester City resmi dilarang tampil di Liga Champions dua musim ke depan jadi sederet berita populer olahraga dalam 24 jam terakhir.

Selain itu, satu berita populer lainnya dalam sorot olahraga adalah status pemain anyar Chelsea, Hakim Ziyech sebagai pemain Afrika termahal di klub itu.

Berikut ulasan tiga berita paling populer di kanal olahraga Indonesia.com yang bisa disimak:

1. Persebaya dan Madura United ke Semifinal


Persebaya Surabaya dan Madura United memastikan ke semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 dari Grup A. Persebaya sebagai juara grup, sedangkan Madura United keluar sebagai runner-up grup.

Madura United lolos ke semifinal setelah Bhayangkara FC secara mengejutkan kalah 0-3 dari Persik Kediri, tim promosi Liga 1 2020, pada Jumat (14/2) malam di Stadion Gelora Bangkalan.

Persebaya Surabaya saat dikalahkan Bhayangkara FC. (Persebaya Surabaya saat dikalahkan Bhayangkara FC. (ANTARA FOTO/Moch Asim/ama.)

Tiket semifinal pun disabet Laskar Sape Kerrab dengan status runner-up. Meski sama-sama mengumpulkan empat poin, Madura Uniyed unggul selisih gol dari Bhayangkara FC.

Sementara itu, Persebaya berhasil mengantongi enam poin dalam tiga laga yang dilakoni di Grup A.

2. Hakim Ziyech Pemain Afrika Termahal di Afrika


Winger timnas Maroko, Hakim Ziyech, berstatus sebagai pemain termahal asal Afrika di Chelsea. Ajax Amsterdam mengumumkan peresmian Ziyech pada Kamis (13/2) sebagai pemain The Blues untuk musim depan.

Lihat juga:

Terdampak Virus Corona, Ighalo Bisa Debut di Chelsea vs MU

Daily Mail melansir, harga transfer Ziyech dari Ajax sebesar 37 juta poundsterling (44,5 juta euro) atau setara dengan Rp662,5 miliar. Nilai itu menjadikan Ziyech pemain Afrika termahal yang pernah direkrut The Blues.

Ziyech mengalahkan rekor Didier Drogba sebagai pemain termahal Chelsea asal Afrika. Drogba didatangkan dari Olympique Marseille pada 2004/2005 dengan harga 38,5 juta euro.

3. Man City Dilarang Tampil di Liga Champions Dua Musim


Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) resmi menetapkan sanksi kepada Manchester City larangan tampil selama dua musim ke depan di Liga Champions. The Citizens juga dikenakan denda 30 juta euro atau setara Rp445 miliar karena pelanggaran serius.

Man City dinyatakan bersalah oleh Badan Pengawas Keuangan Klub UEFA (CFCB) melakukan pelanggaran berat regulasi Financial Fair Play (FFP). The Citizens terbukti melakukan pemalsuan dengan menggelembungkan pendapatan pihak sponsor demi menghindarkan diri dari sanksi terkait regulasi FFP.

Dalam pernyataan resminya, pihak klub mengaku terkejut dan kecewa atas keputusan UEFA. City menganggap putusan tersebut cacat hukum dan akan mengajukan banding ke Arbitrase Olahraga (CAS).

Lihat juga:

Basuki Sebut Jokowi Resmikan Calon Venue Piala Dunia di Solo

“Manchester City kecewa, tapi tidak terkejut dengan pengumuman hari ini dari Pengadilan UEFA. Klub selalu mengantisipasi kebutuhan untuk mencari badan independen dan proses untuk mempertimbangkan secara imparsial bukti-bukti yang mendukung posisi klub,” tulis klub dalam pernyataannya.

(bac)

Next Post

Hoaks Virus Corona, Pensiunan Malaysia Didenda Rp23 Juta

Jakarta, Indonesia — Seorang pensiunan Departemen Kereta Api Negara Bagian Sabah, Malaysia, Aliuudin Amit (67), dijatuhi denda sebesar US$1.700 (sekitar Rp23.3 juta) dan terancam hukuman penjara selama sepuluh bulan oleh pengadilan. Penyebabnya adalah dia terbukti menyebarkan kabar bohong (hoaks) soal penyebaran virus corona (Covid-19). Seperti dilansir Asia One, Jumat (13/2), putusan […]