Mancing di Sungai, Bocah Asal Boyolali Terpeleset dan Hanyut

Irene

Mancing di Sungai, Bocah Asal Boyolali Terpeleset dan Hanyut

Seorang bocah berinisial Y (9) warga Dukuh Plaosan RT 05 RW 03 Desa Ngleses Kecamatan Juwangi, Boyolali, Jawa Tengah tewas tercebur ke sungai desa setempat. Jenazah Yogi ditemukan tim SAR gabungan, Sabtu (23/5) pukul 08.45 WIB, sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.

“Jenazah yang kita temukan pagi ini, langsung dibawa ke rumah duka,” ujar Humas Basarnas Pos Surakarta, Yohan Tri Anggoro, kepada .

Yohan mengisahkan pada Jumat siang kemarin, Y bersama dua temannya, Akbar (8) dan Apil (9) memancing ikan di tepi kanal saluran pengairan. Korban diduga terpeleset dan jatuh ke kanal.

“Menurut keterangan kedua temannya, korban jatuh terpeleset dan tidak bisa berenang,” katanya.

Kedua saksi tidak berani menolong karena tidak bisa berenang. Kemudian, lanjut Yohan, kedua saksi pulang dan memberitahukan kepada orang tua bahwa korban jatuh dan hanyut di kanal pada saat memancing.

Pencarian dilakukan oleh tim SAR dan relawan warga Desa Ngleses dengan penyisiran. Warga juga meminta pengelola kanal saluran pengairan untuk menutup aliran dari bendung Sidorejo untuk mempermudah pencarian. Pencarian korban sempat dihentikan sementara pada Jumat petang karena situasi sudah mulai gelap.

“Pencarian dilakukan dengan susur sungai dan penyelaman. Korban ditemukan tim selam di dalam gorong-gorong jembatan rel kereta api sedalam sekitar 2 meter dan masih tenggelam,” pungkas Yohan. [cob]

Next Post

Ridwan Kamil Janjikan Ruang Pentas Digital untuk Seniman Terdampak Covid-19

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan ada sekira 10 ribu seniman dan budayawan yang terdampak akibat pandemi Covid-19. Ia berjanji menyiapkan fasilitas sementara berupa ruang pentas kesenian digital. Hal ini terungkap dalam diskusi telekonferensi forum digital kebudayaan Jabar bersama para seniman dan budayawan. Ridwan Kamil meminta mereka aktif berpartisipasi memutus […]