Lepas dari Jeratan Krisis, Pemerintah Andalkan Produksi Lokal

Farah

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartato usai bertemu Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (21/10).

Jakarta, Indonesia —

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap pemerintah akan mengandalkan produksi dalam negeri untuk keluar dari jerat krisis ekonomi.

Ia menyebut dalam menstimulasi perekonomian, pemerintah akan menggenjot proyek strategis nasional (PSN) 2020-2024 seperti pembangunan infrastruktur dan mendorong nilai tambah industri pertanian.

“Kalau lihat great depression perang dunia pertama, semua melihat pada domestik ekonomi, banyak dibangun infrastruktur untuk menstimulasi perekonomian,” ucapnya lewat video conference pada Jumat (26/6).

Ia menyebut kunci Indonesia untuk dapat keluar dari krisis yaitu dengan mengandalkan kekuatan dan kemandirian nasional. Pasalnya, setiap negara akan menahan laju ekspor demi memenuhi kebutuhannya masing-masing, khususnya yang menyangkut ketahanan pangan.

Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah tengah menggenjot produksi padi lewat pengembangan food estate atau pusat pengembangan tanaman pangan di Kalimantan Tengah.

Airlangga bilang saat ini padi yang dihasilkan petani setempat berkisar antara 1,5-2 ton per satu hektar (Ha) lahannya. Dengan penambahan nilai produksi seperti pemupukan dan irigasi, ia optimistis hasil produksi dapat naik menjadi 4 ton per Ha lahan.

[Gambas:Video ]

Selain itu, untuk pembangunan infrastruktur ia menyebut pemerintah akan melanjutkan program kerjasama dengan swasta seperti pembangunan jalan, bendungan, dan hilirisasi. Katanya, keterlibatan swasta pada PSN hingga 2024 dapat menembus Rp1.400 triliun.

“Terkait dengan medis, Indonesia dengan berbagai universitas dan manufaktur bekerjasama memproduksi alat-alat kesehatan dan produk farmasi,” pungkasnya.

Lihat juga:

Airlangga Sebut Pengangguran Alasan Evaluasi Kartu Prakerja

(wel/sfr)

Next Post

Bapas Bogor Cabut Pembebasan Bersyarat John Kei

Jakarta, Indonesia — Badan Pemasyarakatan (Bapas) Bogor mengeluarkan surat keputusan untuk mencabut pembebasan bersyarat terhadap John Kei. Keputusan itu dibuat lantaran John Kei kembali melakukan tindak pidana. Ia ditetapkan tersangka oleh Polda Metro Jaya pada 21 Juni lalu dalam tindak pidana Pasal 55 KUHP jo Pasal 340 KUHP Kabag Humas dan […]