Kronologi Penyerangan Pos Polisi 99 Ndeotadi Distrik Bogobaida

Irene

Kronologi Penyerangan Pos Polisi 99 Ndeotadi Distrik Bogobaida

Gerombolan Orang Tidak Dikenal (OTK) menyerang Pos Polisi 99 Ndeotadi Distrik Bogobaida, Kabupaten Paniai, Jumat (15/5) malam. Seorang anggota, Briptu Kristian Paliling mengalami luka parah di bagian kepala, dan mereka berhasil merampas tiga pucuk senjata api.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menceritakan, penyerangan itu terjadi ketika tiga dari empat anggota Pospol 99 yaitu Bripda Ganda, Briptu Irvan dan Bripda Aldi sedang melaksanakan kegiatan tatap muka bersama dengan warga.

“Sehingga pada saat itu anggota yang menjaga Pospol 99 adalah Briptu Kristian Paliling,” katanya dalam keteangan tertulis, Minggu (17/5).

Dia menjelaskan, sekelompok orang tidak dikenal datang ke Pospol 99 sekira pukul 22.23 WIT menganiaya Briptu Kristian Paliling. Senjata api inventaris milik Pospol 99 raib dirampas OTK tersebut.

“Barang inventaris Pospol 99 yang dirampas pelaku diantaranya 1 pucuk senjata ali jenis AK47, 2 pucuk senjata api jenis SS1 V1,” ujarnya.

Saat ini, kasus sedang ditangani Polres Paniai dibantu Polda Papua. Akibat kejadian itu, Briptu Kristian Paliling harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Nabire.

Kamal menerangkan, pihaknya telah mengantongi identitas salah satu pelaku penganiayaan dan perampasan itu.

“Kami minta kepada para pelaku untuk segera menyerahkan diri dan mengembalikan senjata inventaris milik Pospol 99 Polres Paniai,” tutupnya.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com [fik]

Next Post

Cara Mengelola THR Saat Pandemi Corona

Jakarta, Indonesia — Seperti Lebaran tahun-tahun sebelumnya, jalanan kota Jakarta agaknya akan kosong. Namun, tahun ini sepinya ruas jalan ibukota dikarenakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), bukan ditinggal mudik oleh perantau. Pelarangan mudik memaksa masyarakat untuk betah menghabiskan Lebaran di rumah atau tempat kos. Tapi, pandemi virus corona tak […]