Warga DKI Jakarta yang Tidak Benar Pakai Masker Bakal Berurusan dengan Satpol PP

Irene

Warga DKI Jakarta yang Tidak Benar Pakai Masker Bakal Berurusan dengan Satpol PP

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta akan menindak warga yang tidak benar menggunakan masker. Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menuturkan, tidak jarang menindak warga yang membawa masker namun tidak benar menggunakannya.

“Sekarang ada beberapa, dia yang enggak bawa masker, dan kedua dia bawa masker tapi enggak dipakai, ada di saku dan di dashboard. Ketiga orang pakai masker tapi enggak benar, ada yang di leher, ada yang di dagu, ada yang digantung saja. Tiga macam itu akan terkena penindakan Satpol PP,” kata Arifin saat dikonfirmasi, Sabtu (15/8).

Oleh karena itu, Arifin mengimbau agar warga menggunakan masker dengan baik agar upaya pencegahan penularan Covid-19 bisa maksimal.

“Masyarakat biar mengerti. Kalai protes 'saya kan bawa masker' 'saya kan pakai masker' tapi kan pakainya enggak benar. Maksud dan tujuan dari protokol itu kan supaya kita tidak tertular. Ya kan betul ya, tapi kalau kemudian pakai maskernya tidak benar, tertular enggak? Maskernya taruh di leher ya tertular. Kalau di jidat ya tertular. Enggak ada manfaatnya,” bebernya.

Dengan hal itu, lanjutnya, pihaknya berharap agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Ia meminta agar masyarakat membiasakan memakai masker yang benar.

“Kita akan masuk ke daerah-daerah permukiman. Karena di tempat-tempat umum sekarang lebih baik. Misal di mal anda pakai masker karena dijaga, anda naik MRT, pakai masker, artinya di tempat-tempat itu bisa kok disiplin. Sekarang kan masker ada penilaian,” pungkasnya. [cob]

Next Post

Taipan Hong Kong Nilai Penangkapan Hasil Uji Coba UU China

Jakarta, Indonesia — Taipan media Hong Kong Jimmy Lai menilai penangkapannya merupakan ‘latihan simbolis’ otoritas lokal terkait penerapan Undang-Undang Keamanan Nasional oleh China. Melalui penangkapan dirinya pada Senin (10/8) lalu, pemerintah dinilai ingin menunjukkan bahwa UU tersebut benar-benar telah berlaku. “Selalu ada harga yang harus dibayar. Saya berjuang (untuk demokrasi) selama bertahun-tahun. Saya […]