Solid Dukung Gibran-Teguh, Golkar Ajak Warga Solo Tidak Golput

Irene

Solid Dukung Gibran-Teguh, Golkar Ajak Warga Solo Tidak Golput

Sempat muncul isu perpecahan, para pimpinan Partai Golkar Solo mengaku tetap solid mendukung pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa (Gibran-Teguh), dalam Pilkada serentak, 9 Desember mendatang.

Sekretaris DPD II Partai Golkar Solo, Bandung Joko Suryono mengatakan, partainya akan bekerja keras untuk mencapai target kemenangan 80 persen suara bagi pasangan Gibran-Teguh.

“Perolehan suara pada Pemilu yang lalu tidak bisa dijadikan patokan untuk pilkada besok. Berapa suara yang bisa disumbangkan Golkar untuk Gibran-Teguh belum bisa diketahui. Karena dengan keyakinan mobilisasi suara kita bisa mendapatkan suara lebih banyak dari kemarin,” ujar Bandung, Jumat (4/9).

Menurut Bandung, pada Pemilu 2019 lalu, Partai Golkar Solo meraih sekitar 19 ribu suara dan mendapatkan tiga kursi di DPRD Solo. Meskipun yakin mampu menyumbangkan suara melebihi perolehan suara dalam Pemilu lalu, pihaknya tetap mengkhawatirkan tingginya angka golput di Pilkada mendatang.

“Kami masih khawatir, karena banyak yang golput. Kita ajak masyarakat untuk tidak golput, jangan sampai ada alasan-alasan untuk tidak menggunakan hak pilihnya,” tandasnya.

Ketua DPD II Partai Golkar Solo, Maria Sri Sumarni menambahkan dukungan terhadap pasangan Gibran-Teguh, sudah sesuai dengan keputusan DPP Partai Golkar. Dukungan resmi partai pohon beringin itu dinyatakan pada DPP pada 28 Agustus 2020.

“Kami tetap solid mendukung keputusan dari DPP Partai Golkar dan kami akan bekerja keras untuk meraih suara untuk pasangan Gibran-Teguh. Sasaran kami di kantong-kantong suara yang masih mengambang,” tandasnya.

Isu perpecahan di Partai Golkar muncul ketika gerakan ormas Beringin Center belum juga memberikan dukungan kepada pasangan Gibran-Teguh. Padahal organisasi tersebut beranggotakan para pengurus dan kader Golkar Solo. Sebelumnya ormas tersebut lebih memilih pasangan Purnomo-Teguh. Namun ternyata mereka gagal mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP.

Komandan ormas Beringin Center, Lucas Suryantoro menegaskan pihaknya akan mengikuti instruksi dari DPP Golkar. Selain itu, juga akan mewaspadai adanya arahan gerakan golput apalagi PKS di Solo cenderung abstain.

“Desember mendatang diperkirakan masih pandemi. Masyarakat masih takut untuk keluar saat pencoblosan ini sangat meresahkan, jangan-jangan animo masyarakat akan turun,” kata Wakil Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini Partai Golkar Solo itu.

Lebih lanjut Lukas juga mengatakan gerakan melawan golput juga akan dilakukan ormas Beringin Center. Ormas tersebut akan terus melakukan edukasi agar masyarakat tetap menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada mendatang. [bal]

Next Post

Pasien Sembuh di Aceh Hanya 39 Persen dari Total Kasus Covid-19

Pasien sembuh terinfeksi Covid-19 di Aceh 700 orang dengan recovery rate hanya 39 persen dari total 1.793 pasien yang positif. Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani mengatakan pada Kamis (3/9/2020) data pukul 15.00 WIB ada penambahan positif sebanyak 97 orang dan sembuh 85 pasien dan meninggal […]