Semarang Disebut Punya Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi, Pemkot akan Telusuri Data

Irene

Semarang Disebut Punya Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi, Pemkot akan Telusuri Data

Pemerintah menyebut Kota Semarang Jawa Tengah menjadi daerah dengan kasus aktif Covid-19 paling tinggi di Indonesia yakni 2.317 kasus. Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam menyatakan langsung menanyakan soal perbedaan data pusat yang selisih mencapai 1.800-an. Dia khawatir jika warga Kota Semarang di daerah lain yang positif Covid-19 dimasukkan ke data tersebut.

“Data angka itu mereka ambil dari mana? Kita belum tahu, nanti dicari tahu, apakah NIK orang Semarang ditarik ke sana,” kata Abdul Hakam dalam keterangannya, Rabu (2/9).

Dia menyebut hingga Selasa (1/9) jumlah pasien positif Covid-19 yang terkonfirmasi masih aktif berdasarkan data Dinkes Semarang mencapai 459 kasus. Data tersebut dari seluruh rumah sakit rujukan, puskesmas dan rumah isolasi. Jumlah itu terdiri dari 322 pasien ber-KTP Semarang dan 137 pasien dari luar kota Semarang.

Sampai saat ini Dinkes Kota Semarang masih berupaya menanyakan kepada Satgas covid-19 Pusat dari mana asal atau diperolehnya data kasus aktif virus corona sebanyak 2.317 di Kota Semarang. Pasalnya, angka tersebut tidak hanya jumlah yang berbeda, melainkan juga selisih datanya juga cukup jauh.

“Kami sedang menunggu jawaban dari Satgas covid-19 Pusat atau BNPB, data itu ditarik dari mana? Pusat data kah atau rumah sakit kah?,” ujarnya.

Mengenai selisih atau perbedaan data antara Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah, Hakam tidak menampik soal itu. “Perbedaan Kota Semarang dengan Provinsi Jawa Tengah tidak jauh, karena mungkin secara sistem kami masih melakukan input data secara manual dan real-time. Sedangkan provinsi update siang hari sekitar pukul 12.00 WIB,” jelasnya.

Dinkes Kota Semarang dan Dinkes Provinsi Jateng saat ini tengah berupaya melakukan pendataan terhadap kasus covid-19 secara terstruktur.

“Kami sedang mencoba memfasilitasi rumah sakit untuk bisa menghubungkan sistem informasi di sana dengan Dinkes Kota Semarang. Agar data covid-19 yang valid bisa tersaji secara real-time di Semarang dan dapat ditarik ke sistem data milik Provinsi Jateng. Ini sudah kami coba di RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang,” ungkapnya. [ray]

Next Post

BPH Migas Resmikan BBM Satu Harga di Kabupaten Nias Barat

Kepala Seksi Pengaturan Pendistribusian BBM BPH Migas Heribertus Joko Kristiadi didampingi Bupati Nias Barat Faduhusi Daely dan Pierre Janitza Wauran Manager Regional Retail Sales MOR 1 PT Pertamina (Persero) meresmikan SPBU Program BBM 1 Harga SPBU Kompak 16.228.026 Desa Sisarahili, Kec. Mandrehe Kabupaten Nias Barat Sumatera Utara, Selasa (01/09). Peresmian […]