Satpol PP Tetap Jaga dan Awasi Kawasan Khusus Pesepeda di Jakarta

Irene

Satpol PP Tetap Jaga dan Awasi Kawasan Khusus Pesepeda di Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah meniadakan sementara 32 Kawasan Khusus Pesepeda (KKP) di lima wilayah mulai Minggu (16/8). Sedangkan KKP di sepanjang Jalan Sudirman hingga MH Thamrin tetap diadakan. Kepala Satpol PP DKI Arifin mengatakan, kawasan tersebut memang telah disiapkan dan ada fasilitasnya.

“Mengingat kondisi saat ini masih cukup tinggi, diambil keputusan meniadakan. Meniadakan sementara dulu kawasan pesepeda. Kalau Thamrin-Sudirman itu dia enggak masuk kawasan pesepeda tapi orang bersepeda itu enggak dilarang, kalau di 32 titik itu mau sepeda ya silakan enggak dilarang. aktivitasnya mau sepeda ya boleh-boleh aja,” katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (15/8).

Menurutnya, ada atau tidaknya KKP maupun pada Car Free Day (CFD), pihaknya tetap berjaga melakukan pengawasan. “Tetap jalan. Pengawasan tetap jalan. Mau itu dijadikan kawasan CFD atau tidak, petugas kita di sepanjang Thamrin Sudirman baik sisi timur barat tetap ada, karena kan warga kita memang seneng jalan-jalan foto-foto,” katanya.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan meniadakan pelaksanaan 32 Kawasan Khusus Pesepeda (KKP) di lima kota administrasi mulai Minggu (16/8). Peniadaan 32 kawasan tersebut akibat masih banyak ditemukannya pelanggaran.

“Ada warga yang tidak menggunakan masker, tidak mengindahkan dan tetap kongkow-kongkow sehingga menimbulkan kerumunan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Syafrin Liputo dalam keterangan tertulis, Kamis (13/8).

Selain pelanggaran, Syafrin mengatakan masih banyak masyarakat rentan penularan virus corona atau Covid-19 masih tetap datang ke 32 lokasi tersebut. Kelompok ini seperti lansia, anak-anak di bawah 9 tahun, hingga ibu hamil. “Maka untuk sementara KKP kita tiadakan, sambil kami evaluasi untuk implementasi selanjutnya,” ucapnya. [cob]

Next Post

Sri Mulyani Targetkan Deviden BUMN Rp26 Triliun di 2021

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menargetkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) melalui dividen BUMN sebesar Rp26,1 triliun pada RAPBN 2021. Angka tersebut lebih rendah apabila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. “Ini paling rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Sri Mulyani saat memberi penjelasan mengenai RAPBN 2021, Jakarta, Jumat (14/8). Sri Mulyani mengatakan, […]