Ratusan Relawan sudah Disuntik untuk Uji Klinis Vaksin Covid-19

Irene

Ratusan Relawan sudah Disuntik untuk Uji Klinis Vaksin Covid-19

121 Relawan sudah menjalani penyuntikan dari tim peneliti uji klinis calon vaksin Covid-19 dari perusahaan China, Sinovac. Adapun relawan yang sudah terdaftar sejauh ini sebanyak 1.542 orang.

Manajer Lapangan Uji Klinis Vaksin COVID-19 Eddy Fadlyana ratusan relawan yang sudah menjalani penyuntikan itu berdasarkan data sementara pada Jumat (14/8) malam.

Mereka mendapat pelayanan di berbagai tempat yang sudah ditentukan. 21 Orang yang disuntik di hari pertama yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo pada Selasa (11/8) di RSP Unpad. Agenda tersebut tidak dilanjutkan selama dua hari berikutnya.

Pada Jumat ini, proses penyuntikan kembali dilakukan kepada sekitar 100 orang tersebar di Balai Kesehatan Unpad, Puskesmas Dago, Puskesmas Dago, Puskesmas Sukapakir, dan Puskesmas Ciumbuleuit.

“Relawan tersebut akan kembali disuntik vaksin dua pekan mendatang,” kata dia di Bandung.

Di sisi lain, ia mengungkapkan bahwa data sementara relawan yang sudah terdaftar sudah hampir mendekati dari jumlah yang ditargetkan untuk uji klinis vaksin, yakni 1.620 orang. “Ada 1.541 relawan (yang sudah daftar)” ujar dia.

Rincian Paparan Covid-19 di Gedung DPRD

Terpisah, berkaitan dengan kasus temuan positif Covid-19 di lingkungan DPRD Jabar, Sekertaris Dewan DPRD Jabar, Ida Wahida Hidayati sudah menyebut 38 orang yang terkonfirmasi positif itu tidak seluruhnya anggota dewan.

Dari 38 yang terkonfirmasi positif covid-19, tujuh orang di antaranya anggota dewan, sembilan orang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), 22 orang berstatus non ASN.

“Mereka yang non PNS, ada yang sekuriti, non PNS lainnya. Rencananya isolasi mandiri ada yang di BPSDM ada yang di rumahnya,” kata dia.

Selain itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan gugus tugas daerah melakukan tracing (pelacakan) terhadap orang yang berkontak erat. Ia mengakui untuk mencari tahu sumber awal penyebaran virus tidak mudah. Orang-orang yang bertugas di Gedung DPRD kerap datang dan pergi, belum lagi jika ada orang di luar lingkungan yang datang.

“Masing-masing yang positif untuk di tanyai kontak erat dengan siapa saja. Yah mau tidak mau keluarganya harus diswab juga. Kalau sumbernya dari mana susah, karena kan DPRD banyak orang keluar masuk banyak yang demo,” pungkasnya. [ded]

Next Post

Peneliti Nilai Vaksin Covid-19 Rusia Masih Jadi Sorotan WHO

Rusia menjadi negara pertama mengumumkan telah menyetujui vaksin virus Corona. Presiden Vladimir Putin bahkan mengatakan putrinya menjadi salah satu orang yang telah disuntik vaksin itu. Namun vaksin ini telah menimbulkan keraguan. Sebab proses pembuatan diberi nama Sputnik V ini begitu cepat di saat negara-negara lain masih melakukan uji klinis tahap […]