Pertahankan Predikat Swasti Saba Wistara, Ini Persiapan Pemkot Bengkulu

Irene

Pertahankan Predikat Swasti Saba Wistara, Ini Persiapan Pemkot Bengkulu

Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Kesehatan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang termasuk dalam tim pembina telah menyiapkan banyak hal untuk persiapan keikutsertaan Kota Sehat tahun 2021. Kesiapan dan keikutsertaan ini disampaikan langsung oleh kepala dinas (Kadinkes) Kota Bengkulu, Susilawaty.

“Persiapan menuju penilaian Kota Sehat tahun 2021 nanti terus kita matangkan mulai dari sekarang. Kita akan memenuhi 10 tatanan yang nantinya akan dinilai dan telah ditentukan Kementerian Kesehatan RI,” ujar Susilawaty, Jumat (7/8/2020).

Kata Susilawaty banyak hal yang harus dipersiapkan dalam keikutsertaan dalam penilaian Kota Sehat.

“Ada sepuluh indikator tatanan kabupaten kota sehat yang harus kita penuhi yakni Kawasan pemukiman, sarana dan prasarana umum, kawasan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi, kawasan pertambangan sehat, kawasan hutan sehat, kawasan industri dan perkantoran sehat, kawasan pariwisata sehat, ketahanan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, kehidupan sosial yang sehat serta upaya kesehatan sekolah,” jelas Susilawaty.

Untuk mewujudkan 10 indikator tersebut, Susilawaty meminta semua pihak saling bersinergi dalam mewujudkan visi-misi Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan yakni menciptakan kebahagiaan di tengah-tengah masyarakat.

“Untuk mewujudkan semua ini, saya menginginkan pihak TNI, Polri, Masyarakat, dan pihak yang terlibat untuk saling bersinergi membangun Kota Sehat. Karena tujuan dari Kabupaten Kota Sehat sendiri adalah suatu kondisi Kabupaten Kota yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni yang dicapai melalui kegiatan yang terintegritas yang disepakati masyarakat dan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Untuk itu seluruh instansi akan dilibatkan dan berharap dapat mempertahankan predikat Swasti Saba Wistara untuk yang ke-3 kalinya. Adapun Yang harus dipersiapkan dalam mempertahankan wistara dalam tatanan instansi/OPD sebagai berikut.

Yang pertama Dinas Kesehatan (Dinkes) penyiapan data dokumentasi kota sehat, persiapan program unggulan dan lokasi tatanannya. Kedua Dinas Pariwisata menyusun program pariwisata sehat, penyiapan data, persiapan program unggulan di bidang pariwisata, dan mempersiapkan objek/lokasi.

Ketiga Dinas Pangan dan Pertanian, menyusun program ketahanan pangan dan gizi, penyiapan data-data, persiapkan program unggulan, dan mempersiapkan objek/lokasi.

Keempat Dinas perindustrian dan perdagangan, menyusun rencana kegiatan tatanan kawasan industri, persiapan data, program unggulan, serta objek lokasi. Kelima Dinas BPMKB, menyiapkan data dan menggerakkan partisipasi masyarakat dalam mensukseskan program kota sehat.

Keenam Dinas PU, mempersiapkan program unggulan di bidang kawasan pemukiman sarana-prasarana sehat termasuk pembuatan tugu kota sehat. Ketujuh DLH, mempersiapkan data pendukung serta fasilitas lainnya untuk mempertahankan SSW.

Kedelapan Dinas Perhubungan, menyiapkan data pendukung serta program unggulan kawasan tata tertib lalu lintas. Kesembilan Dinas Pendidikan, mempersiapkan sekolah serta program unggulan dan menyiapkan dokumen berupa kebijaksanaan. Kesepuluh UPTD pasar, menyiapkan kondisi pasar yang bersih, higienis dan rapi.

Untuk diketahui, Pemerintah Kota Bengkulu tahun 2013 mendapatkan predikat Swasti Saba Padapa, tahun 2015 mendapatkan predikat Swasti Saba Wiwerda, tahun 2017 mendapatkan predikat Swasti Saba Wistara serta tahun 2019 kembali mendapatkan predikat Swasti Saba Wistara. [hhw]

Next Post

Lima Bulan Pandemi di Kaltim, Mahakam Ulu Catat Kasus Pertama Covid-19

Kabupaten Mahakam Ulu melaporkan kasus pertama pasien positif Covid-19. Kasus pertama ini terjadi setelah lima bulan pandemi Covid-19 di Kalimantan Timur. Hari ini, Jumat (7/8), terjadi penambahan 98 kasus. Sehingga secara total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Timur ada 1.799. Penambahan 98 kasus itu sendiri, menjadi yang tertinggi selama […]